Berita

Tenda darurat isolasi di RS Universitas Brawijaya Malang/Net

Nusantara

WABAH VIRUS CORONA

TNI Dirikan Tenda Darurat Isolasi Di RS Universitas Brawijaya Malang

SABTU, 28 MARET 2020 | 12:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menyikapi situasi tanggap darurat virus corona (Covid-19), Brigif Para Raider 18/SEY mendirikan tenda darurat guna kebutuhan pasien yang membutuhkan isolasi.

Hal tersebut disampaikan Kasi Logistik Brigif Para Raider 18/SEY, Mayor Inf Budiman Manurung di RS Universitas Brawijaya, Jalan Soekarno Hatta, Malang,  Jumat (27/3).

"Sesuai perintah Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad kami kerahkan personel untuk membangun tenda darurat di RS Universitas Brawijaya, adapun tujuan didirikannya tenda tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia khususnya wilayah Kota Malang," ujar Mayor Inf Budiman.


Lebih lanjut ditambahkan Kasi Logistik bahwa pendirian tenda ini dilaksanakan oleh 20 orang personel Brigade dipimpin oleh Letda Inf Andhi Baskara, selain mendirikan tenda, juga menempatkan tempat tidur lapangan (velbed) serta instalasi listrik di dalamnya.

Sementara itu, dari pihak RS bernama Johar yang sehari-hari menjabat sebagai Kaur Humas Rumah Sakit menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satuan Brigif Para Raider 18/SEY yang dengan cepat dan sigap mendirikan tenda darurat.

Tenda ini sangat bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan, saat ini khususnya wilayah Kota Malang, semua pihak termasuk TNI sedang bekerja maksimal dalam percepatan penanganan penularan Covid-19.

"Dengan berdirinya tenda ini sebagai langkah preventif RS apabila menerima pasien, terima kasih TNI," ujarnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya