Berita

Rapit test di Stadion Patriot/Net

Politik

Sindir Pemkot Bekasi, Persatuan Perawat Minta Arahan Presiden Dipatuhi

JUMAT, 27 MARET 2020 | 13:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepala daerah diharapkan dapat menuruti arahan dari pemerintah pusat agar dapat benar-benar memutus mata rantai penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadilah setelah melihat adanya kepala daerah, yakni Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang melakukan pengumpulan orang banyak.

"Dalam setiap aktivitas dan tugas prinsip-prinsip pencegahan dan pemutus mata rantai penyebaran harus dipatuhi sebagai bagian komitmen bersama," kata Harif Fadilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (27/3).


Pengumpulan orang banyak yang dimaksud ialah adanya acara rapid test Covid-19 secara massal yang diikuti oleh 365 tenaga medis, yang dikumpulkan jadi satu di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat pada Rabu (25/3).

Pengumpulan ratusan tenaga medis tersebut berpotensi kerawanan penyebaran Covid-19 jika satu saja tenaga medis ternyata positif Corona.

Apalagi, tenaga medis tersebut terjun langsung bertemu dengan warga Kota Bekasi untuk melakukan rapid test Covid-19 terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah yang menjadi zona merah.

Bahkan, acara rapid test massal itu juga mendapatkan respon kekecewaan dari peserta yang juga merupakan dokter yang berdinas di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bekasi akibat acara yang bertujuan baik malah mengumpulkan massa yang tak sesuai dengan kebijakan social distancing atau pyshical distancing dari Presiden Joko Widodo.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya