Berita

KTT Luar Biasa G20/Net

Dunia

Bahas Pandemik Covid-19, Ini Empat Poin Pernyataan Bersama Para Pemimpin KTT Luar Biasa G20

JUMAT, 27 MARET 2020 | 10:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara kelompok ekonomi G20 telah mengikuti KTT Luar Biasa yang diselenggarakan secara virtual pada Kamis (26/3) pukul 19.00 WIB.

Bukan hanya "dihadiri" oleh para pemimpin negara G20, KTT Luar Biasa kali ini juga diikuti oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga Kelompok Bank Dunia (WBG), serta negara-negara undangan lainnya.

Ada empat poin hasil pertemuan yang dirangkum dalam Pernyataan Bersama Para Pemimpin G20.


Pertama adalah memerangi pandemik. Di mana para pemimpin G20 berkomitmen untuk mengambil semua tindakan kesehatan yang diperlukan dan memastikan pembiayaan yang memadai untuk mellindungi orang, khususnya yang paling rentan terhadap pandemik Covid-19.

"Kami akan membagikan informasi yang tepat waktu dan transparan; bertukar data epidemiologis dan klinis; berbagi bahan yang diperlukan untuk penelitian dan pengembangan; dan memperkuat sistem kesehatan secara global, termasuk dengan mendukung implementasi penuh dari Peraturan Kesehatan Internasional WHO," demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Selain itu, mereka juga berkomitmen untuk memperluas kapasitas produksi pasokan medis dengan harga yang terjangkau dan secepat mungkin.

Kedua, menjaga ekonomi global. Di mana para pemimpin G20 berkomitmen untuk melakukan apa pun yang diperlukan dan menggunakan semua alat kebijakan yang tersedia untuk meminimalkan kerusakan ekonomi dan sosial dari pandemik, memulihkan pertumbuhan global, menjaga stabilitas pasar, dan memperkuat ketahanan.

"Kami saat ini sedang melakukan tindakan cepat dan kuat untuk mendukung ekonomi; melindungi pekerja, bisnis, terutama usaha mikro, kecil dan menengah, dan sektor-sektor yang paling terpengaruh; dan melindungi yang rentan melalui perlindungan sosial yang memadai," lanjut pernyataan itu.

"Kami menyuntikkan lebih dari $ 5 triliun ke dalam ekonomi global, sebagai bagian dari kebijakan fiskal yang ditargetkan," tambah mereka.

Ketiga, menangani gangguan perdagangan internasional. Di mana para pemimpin G20 akan bekerja untuk memastikan aliran pasokan lintas batas medis vital, produk pertanian, dan barang dan jasa lainnya.

Mereka juga berkomitmen untuk terus bekerja bersama untuk memfasilitasi perdagangan internasional guna mewujudkan lingkungan perdagangan dan investasi yang bebas, adil, tidak diskriminatif, transparan, dapat diprediksi dan stabil.

Terakhir, meningkatkan kerja sama global. Di mana para pemimpin G20 akan bekerja dengan cepat dengan organisasi-organisasi internasional garis depan, seperti WHO, IMF, hingga WBG.

"Kami menyerukan semua organisasi ini untuk lebih meningkatkan koordinasi tindakan mereka, termasuk dengan sektor swasta, untuk mendukung negara-negara berkembang yang menghadapi guncangan kesehatan, ekonomi, dan sosial dari Covid-19," tambah mereka.

"Kami yakin bahwa, bekerja sama dengan erat, kami akan mengatasi ini. Kami akan melindungi kehidupan manusia, memulihkan stabilitas ekonomi global, dan meletakkan dasar yang kuat untuk pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan, seimbang dan inklusif," pungkas mereka.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya