Berita

Teleconference KTT G20/Net

Dunia

Negara Anggota G20 Janji Suntikkan Dana 5 Triliun Dolar AS Untuk Atasi Dampak Ekonomi Global Akibat Pandemik

JUMAT, 27 MARET 2020 | 10:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para pemimpin G20 berjanji untuk menyuntikkan dana lebih dari 5 triliun dolar AS ke dalam ekonomi global untuk mengatasi dampak dari pandemik virus corona baru atau Covid-19.

"G20 berkomitmen untuk melakukan apa pun untuk mengatasi pandemik," ujar para pemimpin yang melakukan pertemuan tingkat tinggi (KTT) secara teleconference pada Kamis (26/3).

Ada pun suntikan dana tersebut sebagai bagian dari kebijakan fiskal untuk langkah-langkah ekonomi dan skema jaminan dampak dari pandemik.


Jumlah dana tersebut pun hampir sama dengan dana yang disuntikkan oleh negara-negara G20 pada 2009.

Untuk AS sendiri menjanjikan 2 triliun dolar AS, dua kali lipat lebih besar dari pada saat krisis.

Para pemimpin juga berjanji untuk memastikan aliran pasokan medis vital dan barang-barang lainnya yang melintasi perbatasan agar tidak ada gangguan pada rantai pasokan.

Beberapa pemimpin juga menyerukan diakhirinya larangan ekspor untuk pasokan medis yang dianggap sebagai campur tangan yang tidak perlu.

“Tindakan darurat yang bertujuan melindungi kesehatan akan ditargetkan, proporsional, transparan, dan sementara,” kata mereka.

Para pemimpin G20 juga menyatakan keprihatinan tentang risiko terhadap negara-negara rapuh, terutama di Afrika dan kamp-kamp pengungsian. Sehingga, diperlukan sistem kesehatan dan pengamanan keuangan secara glonal.

"Kami sangat berkomitmen untuk menghadirkan front persatuan melawan ancaman bersama ini," para pemimpin G20 mengatakan pernyataan mereka seperti dimuat Reuters.

Para pemimpin G20 juga meminta Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia untuk ikut mendukung negara-negara yang membutuhkan dan menggunakan semua instrumen sepenuhnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Jadi Menperin, Sarmuji Tegaskan akan Lanjutkan Rintisan Agus Gumiwang

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:23

Mengenang Warisan Luhur Pesona Batik Tulungagung di Hari Batik Nasional

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:16

Ketua KPK Ucapkan Selamat kepada Kapolri Jenderal Suyudi, Dorong Sinergi Pemberantasan Korupsi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

MUI: Jangan Sampai Konser “Till The Whole World Knows” Jadi Sarana Propaganda Zionisme

Jumat, 02 Oktober 2026 | 12:10

BEI Awasi Pergerakan Tiga Saham yang Masuk Radar UMA

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:49

KPK Ungkap Besaran Uang Silmy Karim ke Dosen UB Saat Bimbingan Doktoral

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Garuda Tantang Gajah Perang di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:25

Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:14

Dua Tahun Danantara, Efisiensi BUMN Digenjot untuk Kejar Pertumbuhan

Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:02

Harga Minyak Naik Lagi ke Level 102 Dolar AS

Jumat, 02 Oktober 2026 | 10:59

Selengkapnya