Berita

Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi/Net

Nusantara

Jumlah ODP Di Sumut Terus Meningkat, Edy Rahmayadi: Jarak Fisik Antar Warga Harus Diperketat

KAMIS, 26 MARET 2020 | 04:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengimbau agar protokol kesehatan yang disampaikan sebagai imbauan untuk masyarakat perlu diperketat agar jumlah korban wabah pandemi global ini tidak terus bertambah. Tujuannya untuk mencegah dan mengendalikan virus corona (Covid-19).  

Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Pencegahan Covid-19 Sumut Riadil Akhir Lubis di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Jalan Diponegoro, Rabu (25/3).

Menurut Riadil, Gubernur juga menyampaikan imbauan tentang menjaga jarak fisik (physical distancing). Jaga jarak fisik harus dilakukan di dalam dan luar rumah. Ini penting untuk mencegah penularan lewat percikan ludah.


“Jadi jika yang lalu adalah menghindari keramaian di luar rumah, maka sekarang kita harus memperketat protokoler kesehatannya supaya sudah menjaga jarak fisik badan tubuh kita dengan orang yang ada di samping kita. Termasuk juga keluarga di rumah, sudah harus ada jarak,” ujar Riadil seperti dikutip dari Kantor Berita Sumut.

Sementara itu, untuk memastikan penanganan terhadap masyarakat yang diduga terpapar Covid-19, kata Riadil, telah dipersiapkan sebanyak 500-an ruang isolasi yang akan efektif dalam tiga-empat hari ke depan.

Riadil juga menyebutkan bahwa Pemprov Sumut juga telah menerima alat pelindung diri (APD) sebanyak 2.500 unit dari pusat ditambah dengan bantuan dari Kemenkes sebanyak 350 APD.

“Kita juga sudah mendapatkan bantuan dari Kementerian Kesehatan sebanyak 350 APD, sehingga totalnya ada 2.850 (unit). Kita juga membuka diri jika ada pihak masyarakat yang ingin memberikan bantuan berupa rapid test,” kata Riadil yang juga menyampaikan, alat rapid test dari pusat masih ditunggu.

Adapun langkah lain katanya, kesiapan dokter dan tenaga medis yang akan menangani pasien dengan pengawasan (PDP) di tempat-tempat yang telah ditunjuk juga tengah ditabulasi.

Sejumlah Rumah Sakit (RS) di Sumut telah mendaftarkan tenaga kesehatan ke Dinas Kesehatan provinsi untuk dilatih menangani Covid-19, termasuk memastikan ketersediaan alat kerja serta keamanannya.
“Sampai hari ini tidak ada tenaga medis yang terpapar. Tetapi kalau mungkin ada gejala, (mereka) dilakukan secara mandiri,” tambahnya.

Data terbaru dari penanganan Covid-19 ini, disampaikan bahwa hingga Rabu (25/3), jumlah pasien yang positif sebanyak 9 orang, bertambah satu dari hari sebelumnya. Sementara untuk PDP ada 55 orang yang dirawat di beberapa RS seperti di Kota Medan, Pematangsiantar, Deliserdang, Langkat dan Sergai.

Untuk data pasien yang sembuh, saat ini sebanyak 3 orang telah dipulangkan ke rumah masing-masing. Kemudian data orang dalam pemantaan (ODP) yang tersebar hampir di seluruh kabupaten/kota se-Sumut, berjumlah 1.976 orang, dari sebelumnya 1.731 orang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya