Berita

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianto/Istimewa

Kesehatan

Tak Mampu Sendirian, Pemerintah Butuh Bantuan Masyarakat Hadapi Corona

RABU, 25 MARET 2020 | 18:27 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah untuk penanganan virus corona (Covid-19), Achmad Yurianto berharap masyarakat berperan aktif mencegah penyebaran virus asal Wuhan, China ini.

Sebab katanya, peran pemerintah tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kesadaran pembatasan kegiataan sosial atau (social distancing) dari seluruh masyarakat Indonesia.

"Sekali lagi ingin kami sampaikan, supaya kita memahami bersama bahwa penyakit menular ini, khususnya Covid-19 basisnya adalah masyarakat," kata Achmad Yurianto di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (25/3).


Oleh karena itu, ia mengajak semua masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga jarak. "Kami sangat berharap bahwa masyarakat bisa menjadi subjek dan objek dari upaya pencegahan penyakit ini," tutur Sekretaris Direktorat Jendral Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini.

"Tidak mungkin bisa dikerjakan oleh satu sektor secara sendiri, tidak mungkin dikerjakan oleh beberapa sektor tanpa terkoordinasi, dan terintegrasi dan tanpa ada upaya yang kolaboratif di dalam penyelesaiannya," demikian Achmad Yurianto.

Hingga saat ini, tercatat jumlah pasien positif corona di Indonesia telah mencapai 790 orang, 31 orang sembuh dan 58 meninggal dunia.  

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya