Berita

Salah seorang petugas medis yang ikut jalani rapid test di Stadion Patriot Bekasi/RMOL

Kesehatan

Ratusan Tenaga Medis Kecewa Dites Massal Di Stadion Bekasi, Dokter: Gimana Ini Pak Ridwan Kamil?

RABU, 25 MARET 2020 | 15:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Seorang Dokter di salah satu rumah sakit (RS) Swasta di Kota Bekasi mengaku kecewa karena Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi malah mengumpulkan ratusan tenaga medis untuk dilakukan test Covid-19 secara massal.

Dokter berinisial W ini mengaku kaget saat awal masuk ke lokasi rapid test yang dilakukan di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Ia kecewa lantaran Pemkot Bekasi awalnya menyebut akan dilakukan secara drive thru. Namun faktanya, sebanyak 365 tenaga medis dikumpulkan jadi satu di dalam stadion.


"Jujur saya benar-benar kecewa banget, Pak Ridwan Kamil, ini bagaimana Pak? Kok mengumpulkan massa, bukannya anjuran pemerintah itu tidak boleh mengumpulkan massa?" ucap Dokter W kepada wartawan usai mengikuti rapid test di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3).

Pengumpulan massa tersebut pun berpotensi penyebaran virus corona.

"Kami semua, tenaga medis berisiko menularkan. Satu saja yang positif, otomatis semua di stadion hari ini yang datang kemungkinan bisa positif corona. Kalau begini kita namanya membantu menyebarluaskan," sambungnya.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen sebelumnya menyebut 365 tenaga medis sengaja dikumpulkan dan dites Covid-19 sebelum terjun ke lapangan untuk melakukan rapid test kepada masyarakat.

"Sekalian kita melakukan simulasi latihan hari ini pagi ini sebelum siang nanti mereka ditugaskan ke tempat-tempat di mana ya tentunya objeknya adalah terduga ODP, PDP dan tracking yang dari 15 yang dianggap di 8 kecamatan positif itu ada sekitar 770 orang," ucap Rahmat Effendi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya