Berita

Tes massal Covid-19/RMOL

Politik

Gelar Tes Massal Di Stadion, DPR: Pemkot Bekasi Kontraproduktif Dengan Arahan Pusat

RABU, 25 MARET 2020 | 12:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah Kota Bekasi menggelar rapid test Covid-19 secara massal di Stadion Patriot pada hari ini, Rabu (25/3). Acara yang diikuti 365 tenaga medis dari Kota Bekasi ini mendapat kritikan dari anggota DPR.

Salah satunya dari anggota Komisi IX DPR Obon Tobroni yang menilai Pemkot Bekasi dan Pemerintah Daerah Jawa Barat tidak mengindahkan arahan Presiden Joko Widodo mengenai social distancing dan larangan menggelar kerumunan.

“Kan kalau kemarin itu niatnya mau didatengin satu-satu, kemudian ada opsi lagi dikumpulin di stadion, yang terakhir ini infonya saya nggak tau, kalau itu dilakukan di stadion malah kontraproduktif ini dengan arahan menghindari kerumunan,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/3).


Menurutnya, orang yang melakukan rapid test di Bekasi belum tentu semuanya dalam kondisi sehat, tapi mungkin juga ada yang terpapar mengeluarkan gejala-gejala Covid-19.

“Mereka berbondong-bondong ke sana, seharusnya kan pengumpulan massa itu harus dihindari, kalau kayak gini bukan malah mencegah tapi menyebarkan,” tambahnya.

Dia menegaskan bahwa langkah Pemprov Jawa Barat tidak tepat. Pasalnya mereka melakukan pengumpulan massa dalam jumlah besar, sekalipun itu dilakukan untuk mencegah sebaran corona.

“Ini tidak tepat dan tidak mengikuti arahan pemerintah pusat dong, tujuannya baik tapi kalau dilakukan seperti ini ya jadi salah,” tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya