Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Perkiraan Jokowi, UMKM Kaltara Kena Guncangan Terparah

SELASA, 24 MARET 2020 | 12:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Utara diperkirakan akan menghadapi guncangan paling parah akibat dari dampak wabah virus corona.

Perkiraan itu sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas melalui video conference dengan para gubernur membahas perihal pandemik Covid-19 di Istana Negara, Selasa (24/3).

Presiden mengatakan pemerintah telah menyusun skenario prediksi dan penanganan dampak Covid-19 terhadap sosial dan ekonomi masyarakat.


“UMKM skenario sedang yang berat di Kalimantan Utara,” kata Jokowi.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu menambahkan, UMKM di wilayah tersebut kemungkinan akan menghadapi penurunan pendapatan sampai 36 persen. Parahnya, kemampuan bertahan mereka diperkirakan hanya sampai periode Agustus hingga Oktober 2020.

Untuk itu, dia menegaskan, pemerintah akan melakukan relaksasi kredit bagi UMKM, terutama untuk nilai kredit di bawah Rp 10 miliar sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah Covid-19.

“Kita kemarin sudah berbicara dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK akan memberikan kelonggaran relaksasi kredit UMKM untuk nilai kredit di bawah Rp 10 miliar,” katanya.

Adapun asupan kredit baik kredit perbankan maupun industri keuangan nonbank akan digelontorkan. Relaksasi yang diberikan bisa berupa penundaan cicilan sampai satu tahun dan penurunan bunga.

Presiden juga mengaku mendapatkan keluhan bagi para pekerja harian termasuk tukang ojek, sopir taksi, hingga nelayan. Untuk mereka, presiden juga memastikan akan ada kelonggaran kredit yang diberikan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya