Berita

Jazuli Juwaini/RMOL

Politik

WABAH VIRUS CORONA

Bulan Depan, Anggota DPR PKS Potong Gaji Untuk Beli APD Tim Medis

SELASA, 24 MARET 2020 | 11:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memotong gaji per bulan April 2020 untuk disumbangkan kepada tim medis terkait wabah virus corona baru (Covid-19).

Sumbangan patungan dari semua anggota dewan Fraksi PKS akan dibelikan Alat Pelindung Diri (APD) untuk para tim medis yang menjadi garda terdepan menangani pasien corona.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli Juwaini dalam keterangan persnya yang diterima redaksi, Selasa (24/3).


"Para tenaga medis hari ini adalah pahlawan rakyat Indonesia. Mereka bekerja siang dan malam tak kenal henti dengan risiko yang tinggi. Semoga Allah melindungi mereka dan memuliakan mereka," ujar Jazuli Juwaini.

"Kita yang di luar berusaha mensupport mereka dengan membantu pemenuhan APD semaksimal yang bisa kita usahakan melalui donasi potong gaji sebagai wakil rakyat," imbuhnya.

Disini lain, kata Jazuli Juwaini, Fraksi PKS sudah mendesak pemerintah agar segera memenuhi kebutuhan APD bagi tenaga medis di rumah sakit pusat maupun daerah dalam rangka darurat corona. Presiden dan pemerintah mengklaim sudah mendatangkan 50 juta APD.

Namun faktanya, kata dia, masih banyak yang belum terpenuhi di lapangan. Tenaga medis dan rumah sakit bahkan pasien yang dirawat masih banyak yang mengeluh kekurangan APD.

"Atas dasar itu Fraksi PKS meminta kepada seluruh anggota legislatif PKS dari pusat hingga daerah untuk membantu melalui pemotongan gaji bulan April," kata Jazuli Juwaini.

"Kita tunjukkan dalam keterbatasan yang ada kita secara kolektif bisa membantu yang bisa kita bantu bersama komponen masyarakat lainnya yang juga luar biasa dalam membangun solidaritas mengahadapi wabah corona ini," imbuhnya menegaskan.

Lebih lanjut, Jazuli Juwaini juga berharap agar ikhtiar ini bisa diikuti oleh seluruh anggota DPR maupun DPRD lintas fraksi di parlemen baik pusat maupun daerah.

"Agar prioritas pemenuhan APD bagi pahlawan kemanusiaan para dokter dan tenaga medis bisa terpenuhi segera. Semoga," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya