Berita

Khofifah Indar Parawansa saat berikan APD secara simbolis/Net

Politik

Gubernur Khofifah Sebar 7.100 APD Ke 64 Rumah Sakit Rujukan

SELASA, 24 MARET 2020 | 08:39 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebanyak 7.100 alat pelindung diri (APD) dibagikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ke 64 rumah sakit rujukan pasien virus corona baru atau Covid-19.

Secara simbolis, Gubernur Khofifah menyerahkan APD tersebut di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin malam (23/3). Penyerahan dilakukan bersama Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjen R Wisnoe Prasetja Boedi, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, pimpinan DPRD Provinsi Jatim, dan Ketua Gugus Tugas Provinsi Jatim Heru Tjahjono.

Khofifah mengatakan bahwa pembagian APD ini merupakan upaya mempercepat penanganan penanggulangan pandemik Covid-19 di Jawa Timur.


Tidak hanya APD yang dibagikan, mantan Menteri Sosial tersebut juga menyerahkan sebanyak 64 ribu masker buffer ke gugus tugas provinsi.

“Ini (APD)yang dibagi tujuh ribu seratus, jadi dihitung sesuai dengan proporsi bed dan layanan yang sudah punya ruang isolasi, baik itu yang ada negatif pressure, ventilator maupun non ventilator,” urai Khofifah.

Khofifah berpendapat bahwa salah satu yang terpenting untuk mencegah bertambahnya pasien positif corona adalah dengan langkah promotif dan preventif. Dia yakin, seberapapun tenaga medis dan paramedis disiapkan tidak akan kuat, jika tidak ada langkah pencegahan secara lebih ketat.

Untuk itu, warga harus disiplin untuk tidak keluar rumah kecuali hal penting, menjaga batas jarak sosial, serta  menjaga pola hidup bersih dan sehat.

“Kalau tidak ada upaya preventif dari masing-masing pribadi, hal itu juga tidak akan mampu mengatasi banyaknya pasien yang datang. Ini mengingat besarnya penduduk Jawa Timur yang sudah lebih empat puluh juta,” terang Khofifah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya