Berita

Anggota Komisi IX dari Gerindra Putih Sari/Ist

Kesehatan

Selain Perangi Covid-19, Gerindra Minta Jokowi Terbitkan Perpres Penanggulangan TBC

SELASA, 24 MARET 2020 | 03:28 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis sedunia pada 24 Maret, anggota Komisi IX DPR RI drg. Putih Sari menyerukan kepada seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memerangi Covid-19 dan mengeliminasi penyakit tuberculosis (TBC) di Indonesia.

"Butuh kolaborasi multi-sektor untuk mengatasi dan memerangi Covid-19 dan mengeleminasi TBC. Upaya ini bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan saja, akan tetapi juga tanggung jawab masyarakat sipil dan pemerintah di semua sektor," ujar Anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini.

Di tengah pemerintah sibuk mengatasi bencana Covid-19, Putih Sari mengingatkan, agar pemerintah tetap memastikan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan khususnya untuk pengobatan TBC, layanan konsultasi, dan upaya pencegahan TBC tetap dapat berjalan dengan baik.


"Pemerintah jangan sampai abai dengan penyakit-penyakit lainnya khususnya TBC yang juga menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian di Indonesia," ucapnya.

Sejauh ini, menurut Anggota DPR dari Dapil Jabar VII itu, sebagian masyarakat masih kesulitan dalam mengakses kesediaan obat, sehingga alokasi anggaran untuk TBC harus ditingkatkan. Sebab, tantangan terhadap Multidrug-Resistant Tuberculosis (MDR TB) dan TB laten sangat besar di Indonesia.

"Mencapai eliminasi TBC 2030 tidaklah mudah, apalagi jika muncul penyakit menular baru seperti Covid-19 yang semakin membebani sistem kesehatan kita," ungkapnya.

Putih Sari menambahkan, upaya preventif menurutnya perlu dilakukan secara sinergis dan mendapat prioritas dan menyoroti pentingnya aspek regulasi penanggulangan TBC di Indonesia.

Putih mendorong Presiden Jokowi menerbitkan Perpres mengenai upaya penanggulangan TBC yang melibatkan lintas sektor bisa segera ditetapkan, sehingga menjadi landasan yang kuat dalam upaya penanggulangan TBC di Indonesia.
"Disamping itu, intervensi seperti pelacakan kontak pasien dapat dikembangkan berdasarkan pembelajaran dari penanggulangan TBC," tuturnya.

Sekedar informasi, TBC  masih menjadi penyakit yang mematikan di Indonesia dan juga di dunia. Pada 2018, sebanyak 10 juta orang di dunia jatuh sakit akibat TBC dan 845 ribu orang di antaranya berada di Indonesia.

Situasi ini menempatkan Indonesia di posisi ketiga sebagai negara dengan insiden TBC tertinggi setelah India dan China (WHO, 2019).

Laporan Tuberkulosis Global WHO 2019 memperkirakan setiap hari lebih dari 2.300 orang jatuh sakit akibat TBC. Penyakit TBC telah merenggut lebih dari 200 jiwa setiap harinya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya