Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Olahraga

Presiden Jokowi: 180 Negara Berebut APD, Alhamdulillah Indonesia Dapat 105 Ribu Unit

SENIN, 23 MARET 2020 | 14:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sejumlah negara mengalami kesulitan mendapatkan peralatan medis untuk menangani kasus virus corona baru (Covid-19) yang sudah ditetapkan sebagai pandemik.

Presiden Joko Widodo mengatakan, setidaknya ada 180 negara yang berebut mendapatkan distribusi alat pelindung diri (APD), masker hingga hand sanitizer.

"Masih banyak keluhan berkaitan dengan kelangkaan APD. Perlu saya sampaikan bahwa sekarang ini 180 negara kurang lebih, semuanya berebutan untuk mendapatkan, baik itu APD, baik itu masker, baik itu sanitizer, semuanya," kata Jokowi sapaan akrab kepala negara di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Senin (23/3).


Sore ini, Wisma Atlet Kemayoran yang disulap menjadi RS Darurat Penanganan Covid-19 sudah bisa beroperasi.

Jokowi mengungkapkan, Indonesia sudah mendapat 105 ribu APD yang hari ini akan didistribusikan ke seluruh rumah sakit di tanah air.

"Kita alhamdulillah pada hari Sabtu kemarin telah siap lagi 105 ribu APD yang pada hari ini akan didistribusikan ke seluruh rumah," ujar Jokowi.

Untuk wilayah DKI Jakarta, Bogor, dan Banten, total ada 45 ribu APD yang akan dibagikan.

Kemudian 40 ribu unit APD akan didistribusikan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Bali.

Sementara 10 ribu unit APD akan didistribusikan ke seluruh provinsi yang ada di luar Pulau Jawa.

"Adapun 10 unit APD sebagai cadangan," demikian Jokowi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya