Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Tidak Ada ODP Di Medan Timur Yang Kabur Dari Pemantauan

SENIN, 23 MARET 2020 | 08:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Camat Medan Timur, Oddy Batubara, membantah ada seorang warganya yang terindikasi Covid-19 kabur dari pemantauan petugas. Ia juga menyesalkan kabar yang beredar liar di media sosial hingga mengakibatkan warga menjadi resah.

“Memang ada warga yang masuk dalam orang dalam pemantauan (ODP). Warga tersebut bekerja sebagai PRT di rumah pasien Covid-19, dia sudah dibawa ke Puskesmas dan telah dicek dan tidak terindikasi Covid-19,” jelas Oddy kepada wartawan, Minggu (22/3).

Oddy mengaku, sejak 14 Maret 2020, warga tersebut sudah diisolasi dalam rumahnya dan tidak boleh keluar rumah.


“Kami telah membentuk tim terdiri dari Polsek Medan Timur, petugas puskesmas, kelurahan, dan kecamatan untuk mengatasi masalah ini yang bergantian berjaga di depan rumahnya, ya kalau dia perlu apa-apa tinggal panggil atau telpon petugas yang ada di depan rumahnya,” ujarnya.

“Warga kami itu kami isolasi selama 14 hari dan nanti tanggal 28 Maret 2020 masa isolasi itu berakhir, dan hingga saat ini tidak terindikasi Covid-19,” lanjutnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Tak lupa, Oddy juga mengimbau kepada warga Kecamatan Medan Timur agar tidak panik apalagi resah terkait kabar kaburnya warga terindikasi Covid-19. Bila masyarakat merasa demam disertai batuk, Oddy meminta warga untuk segera menghubungi dokter.

“Lebih baik kita berdiam diri saja di dalam rumah dan jangan keluar bila tak ada perlu yang penting. Jaga jarak aman jika berbicara pada orang lain, tetap gunakan masker,” demikian Oddy.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya