Berita

Jubir Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto/Net

Kesehatan

Virus Corona Menyebar Dengan Cepat, Jubir: Bisa Saja Kita Terkena Tanpa Gejala Lalu Tidak Segera Melakukan Isolasi Diri

SENIN, 23 MARET 2020 | 06:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Data kasus virus corona (Covid-19) telah mencapai 514 orang. Data ini merupakan pembaruan per Minggu (22/3) pukul 12.00 WIB. Korban meninggal bertambah menjadi 48 orang.  

"Ada penambahan kasus positif 64 orang, 514 totalnya, dan korban meninggal 48 orang," ujar jubir pemerinta untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto (Yuri), di Grha BNPB, Jakarta, Minggu (22/3).

Selain melaporkan adanya penambahan jumlah kasus, Yuri atas nama pemerintah juga mengungkapkan rasa prihatin dan duka mendalam atas kepergian beberapa petugas medis saat menangani wabah virus corona ini.


“Pemerintah menyatakan keprihatinan yang mendalam duka cita yang sedalam-dalamnya atas beberapa tenaga kesehatan yang terpaksa harus menjadi korban penyakit Covid-19 ini. Kami semua bersedih bahwa ini menimpa kita, namun kita menghargai dedikasi tenaga kesehatan ini. Di semua lini yang telah memberikan sumbangsih yang terbaik kepada bangsa negara ini. Pemerintah bersedih dan kita sampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya. Yakinlah kita berada dalam pengabdian yang benar, profesional dan kita berikan semuanya untuk kebaikan rakyat tercinta,” ujar Yuri.

Yuri mengingatkan lagi, pentingnya melakukan social distancing. Terutama bahwa virus corona bisa menginfeksi siapa saja baik tua maupun muda.

Kelompok usia muda memiliki daya tahan yang lebih baik dibanding dengan kelompok usia lebih lanjut. Namun, bukan berarti tidak dapat terkena. Kelompok muda bisa saja terkena, bahkan memungkinkan tanpa gejala.

“Inilah yang kemudian menjadi salah satu faktor cepatnya penyebaran, karena kita terkena tanpa gejala dan kemudian tidak melakukan isolasi diri,” ujar Yuri.

Menurut Yuri problem inilah yang kemudian menjadi hal yang mendasar sehingga sebaran bisa menjadi semakin cepat.

Bila ini menular ke saudara-saudara yang usianya lebih tua, maka ini akan menjadi permasalahan yang serius untuk keluarga.

Kelompok muda malah bisa menjadi salah satu sumber penyebaran di dalam keluarga.

Yuri mengingatkan, patuhi benar imbauan dari pemerintah untuk lebih banyak di rumah.

“Patuhi betul untuk kemudian semaksimal mungkin tidak keluar dari rumah, yang menjadi penting dalam kaitan dengan pencegahan,” ujar Yuri.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya