Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyebutkan Dana yang bersumber dari pergeseran APBD Pemerintah Kota Semarang serta dana tak terduga itu nantinya akan digunakan untuk membeli sejumlah peralatan medis, obat, vitamin, cairan antiseptik, disinfektan, pakaian pelindung diri, serta kapsul evakuasi untuk membawa masyarakat yang positif teridentifikasi virus Corona.
Tak hanya itu, dana tersebut juga nantinya akan digunakan untuk melakukan lebih dari 10 ribu Rapid Diagnostic Test (RDT) kepada masyarakat di Kota Semarang, terkhusus yang ada dalam kategori Orang Dalam Pantauan (ODP).
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16