Berita

Menteri BUMN, Erick Thohir (kiri) dan Menkes Terawan/RMOL

Kesehatan

Disulap 4 Hari, Erick Thohir Pastikan Wisma Atlet Siap Jadi RS Darurat Covid-19

MINGGU, 22 MARET 2020 | 16:48 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dalam waktu empat hari, Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat disulap menjadi Rumah Sakit (RS) Darurat Penanganan Covid-19 yang melibatkan banyak pihak.

Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN), Erick Thohir menyampaikan, Wisma Atlet yang digunakan sebagai RS darurat penanganan Covid-19 akan beroperasi pada Senin besok (23/2).

Hal itu dipastikan setelah ia bersama Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Panglima TNI Hadi Tjahjanto serta Kepala BNPB melakukan peninjauan ke Wisma Atlet Kemayoran, Minggu (22/3).


“BUMN akan menyuplai kebutuhan-kebutuhan RS Darurat Penanganan Covid-19 ini, baik peralatan kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri dan masker. Selain itu, untuk kebutuhan komunikasi, kami juga sudah menyiapkan jaringan telekomunikasi hingga 500 MB," ucap Erick Thohir kepada wartawan di Tower 1 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (22/3).

Erick Thohir menambahkan, RS Darurat Penanganan Covid-19 ini dibagi menjadi tiga zona. Pertama zona hijau berasa di Tower 1 yang akan diisi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan hanya bisa dimasuki oleh orang yang berkepentingan.

"Zona Kuning adalah Tower 3, akan diisi oleh dokter, perawat dan petugas paramedis lainnya. Zona Merah adalah Tower 6-7, adalah RS Darurat Penanganan Covid-19. Hanya mereka yang menggunakan APD lengkap yang bisa masuk ke zona ini selain pasien," jelas Erick.

Dokter maupun tim medis yang akan bekerja di RS ini merupakan tim medis gabungan dari berbagai institusi seperti Kementerian Kesehatan, TNI-Polri, BUMN dan lainnya.

"Percayalah, kalau kita semua mau bersatu, Insya Allah apapun bisa kita lalui dengan baik," tandasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

UPDATE

Wisatawan Banjiri Kepulauan Seribu saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Meruya, 75 Petugas Pemadam Diterjunkan

Selasa, 24 Maret 2026 | 00:00

10 Desa di NTT Terdampak Banjir

Senin, 23 Maret 2026 | 23:27

KPK Bawa Yaqut Cholil Qoumas ke RS Polri

Senin, 23 Maret 2026 | 23:05

Pengunjung Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan di Taman Bendera Pusaka

Senin, 23 Maret 2026 | 23:01

Yaqut Cholil Kembali ke Rutan KPK

Senin, 23 Maret 2026 | 22:48

Kim Jong Un Terpilih Lagi jadi Presiden Korut

Senin, 23 Maret 2026 | 21:45

Benang Kusut Pengelolaan Keuangan, Kepala BKAD Purwakarta Diminta Mundur

Senin, 23 Maret 2026 | 21:17

Arus Balik H+2 Lebaran Mulai Terlihat di Terminal Rajabasa

Senin, 23 Maret 2026 | 20:24

Pimpinan MPR Sambut Baik Langkah Presiden Prabowo Percepat Transisi Energi

Senin, 23 Maret 2026 | 19:55

Selengkapnya