Berita

Tri Rismaharini/Net

Politik

Eks Menteri SBY: Tri Risma, Tidak Sepantasnya Covid-19 Dibuat Bercanda

MINGGU, 22 MARET 2020 | 06:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Candaan Walikota Surabaya Tri Rismaharini tentang zona merah Covid-19 terus menuai kritik. Mayoritas sepakat bahwa candaan politisi PDIP itu tidak pada tempatnya.

Salah satu yang melancarkan kritik adalah pemerhati public health, Roy Suryo. Menurutnya, candaan Tri Risma tidak pada tempatnya untuk disampaikan. 
 
“Ini "canda" seorang walikota yang seharusnya berempati dan tanggung jawab terhadap daerahnya karena masuk "Zona Merah”, kok tidak pada tempatnya, ya?” tuturnya kepada redaksi, Minggu (22/3).


Menteri Pemuda dan Olahraga era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menegaskan bahwa wabah mematikan asal Wuhan, China itu tidak pantas untuk dijadikan bahan candaan. Apalagi lebih dari 300 ribu orang di seluruh dunia telah terjangkit dan sebanyak 13 ribu orang meninggal dunia.  

“Ini pandemi serius, bu cyantik, tidak sepantasnya dibuat "candaan" apalagi dikait-kaitkankan PDIP begini,” tutupnya.

Tri Risma sempat berkelakar saat diminta tanggapan mengenai penetapan Surabaya sebagai zona merah Covid-19 oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, Surabaya memang berada dalam zona merah karena PDIP.

"Ya, memang zona merah, karena PDI-P," kata politisi PDIP itu pada Sabtu (21/3).

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya