Berita

Tenaga medis dari Kuba/Telesur

Dunia

Gotong Royong, Kuba Kirim 53 Tenaga Kesehatan Untuk Bantu Italia Lawan Corona

MINGGU, 22 MARET 2020 | 06:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kuba mengirimkan bantuan tenaga kesehatan kepada Italia yang sedang digempur oleh virus corona atau Covid-19.

Otoritas kesehatan Kuba mengumumkan pada Kamis (19/3), sebanyak 53 tenaga kesehatan profesional yang terdiri dari dokter dan perawat akan diterbangkan ke Lombardy yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Italia.

Sesuai jadwal, mereka tiba di Lombardy pada Sabtu (21/3)


Dimuat Telesur, mereka adalah orang-orang yang sama, yang melakukan perjalanan ke Sierra Leone, Afrika Barat, untuk membantu melawan virus Ebola pada 2014.

Konselor Kesehatan Regional Lombardy, Giulio Gallera mengungkapkan, Italia telah meminta dukungan medis dari Kuba karena kekurangan tenaga kesehatan.

"Kami akan memiliki staf dari Venezuela, China, Kuba. Mereka adalah dokter yang akan diberikan tempat tinggal, tetapi kami membutuhkan keterampilan semua orang," ujar Gallera.

Hal tersebut pun kemudian disampaikan kepada Dutabesar Kuba di Italia, Jose Carlos Rodriguez. Di mana pada akhirnya, dokter dan perawat dari Kuba akan bergabung dengan 10 tenaga kesehatan profesional dari China.

"Petugas medis Kuba dan China akan dikirim ke rumah sakit di Bergamo, wilayah Lombardy yang paling terkena dampak pandemik," ujar Rodriguez.

Saat ini, jumlah kasus di Italia sudah menembus angka 50.000 dengan angka kematian yang terus mengalami lonjakan dan melampaui China, yaitu di atas 4.000 orang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya