Berita

Bir Pletok jadi buruan di tengah wabah corona/Repro

Nusantara

Dipercaya Bisa Tangkal Corona, Bir Pletok Kini Banyak Diburu Masyarakat

MINGGU, 22 MARET 2020 | 05:44 WIB

Seiring merebaknya virus corona di Indonesia, aneka rempah-rempah mendadak jadi idola dan banyak diburu. Pasalnya, sejumlah rempah khas Indonesia diduga mampu jadi alat penangkal serbuan virus mematikan ini.

Faktanya, jahe serta rempah-rempah lainnya memang dipercaya bisa meningkatkan imun tubuh. Kekebalan tubuh yang terjaga akan menjadi benteng tangguh dari serbuan corona.

Nah, lewat tangan Chef asal Tangerang Selatan, Taufik Hidayat Syah, jahe yang semakin mahal karena diburu warga dibuatnya menjadi bir pletok yang kaya akan rempah.


Taufik sebenarnya sudah lama membuat bir pletok dengan versinya yang dinamanakan Bir Pletok 17. Bahannya tak cuma jahe, tetapi juga rempah lainnya seperti sereh, kayu manis, cengkeh, daun jeruk, dan ragam rempah lain dicampur menjadi satu.

Di situasi pandemik Covid-19, Taufik mengaku penjualan bir pletoknya meningkat 300 persen.

"Alhamdulillah peningkatan penjualan Bir Pletok 17 yang biasa 80 hingga 100 botol, kini bisa 200 hingga 250 botol sehari. Itu untuk yang cair dan kita juga ada varian kering yang bisa terjual 80 hingga 100 pcs perhari," ungkap Taufik yang juga pendiri sekolah masak Danish Culinary School, Sabtu (21/3).

Bahkan peminat bir pletok buatannya, bukan hanya dari daerah Tangsel saja. Tetapi, sudah ke luar negeri seperti Malaysia.

Untuk itu, Taufik bukan hanya menjual bir pletok yang sudah siap diminum. Tapi, ia juga menjual bahan-bahan atau rempah yang digunakan membuat bir pletok.

"Bir pletok yang kering ini kuat sekitar 3 sampai 4 bulan dengan harga Rp 25 ribu dan sudah dijual hingga ke Depok, Bandung, Banjarmasin, Sulawesi, Batam. Bahkan ada yang membawa titipan ke luar negeri yaitu ke Kuala Lumpur," jelas Chef yang bermukim di Pamulang, Tangsel.

Karena banyaknya orderan, Taufik sampai harus membatasi pesanan. Namun, begitu dirinya berencana akan meningkatkan produksi Bir Pletok 17 buatannya.

"Orderan sangat banyak dan harus kita batasi untuk pembelian maksimal 20 botol per orang. Kemarin ada yang pesan 40 botol, tapi saya tahan biar semua kebagian," katanya, dikutip Kantor Berita RMOLBanten.

Lanjutnya, untuk bisa dinikmati semua kalangan, Taufik juga meracik bir pletok varian soft taste yang cocok untuk anak-anak, karena tidak pedas seperti bir pletok pada umumnya.

"Soft taste ini tidak pedas dan untuk orang yang tidak suka rasa herbal. Varian ini untuk mengakomidasi kebutuhan keluarga untuk proteksi anak-anak," ungkap Taufik.

Untuk harga varian Bir Pletok 17 cair dijualnya seharga Rp 10.000 perbotol dan untuk soft taste dengan harga Rp 7.000 perbotol. Sedangkan untuk varian kering bisa didapat dengan harga Rp 25.000.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya