Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Jawa Tengah Tertinggi Kasus ODP Virus Corona, Ganjar: Tolong Bantu Kami Ikuti Protokol Dengan Sungguh-sungguh!

SABTU, 21 MARET 2020 | 22:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jawa Tengah mencatat ada dua kota dengan kasus OPD virus corona terbanyak. Dua kota itu adalah Semarang dan Temanggung. Secara berturut-turut jumlahnya adalah Kota Semarang 606 ODP dan Kabupaten Temanggung 414 ODP.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo merasa sangat prihatin dengan keadaan tersebut. Ia mengajak semua aparat ikut serta bergerak menangani wabah ini, termasuk menggerakkan tokoh agama.

"Makanya kepada bupati dan walikota saya mengatakan ini saatnya kita bergerak masif dengan menggerakkan tokoh agama, tokoh masyarakat, sampai hansip, dan lainnya untuk memberi pembelajaran kepada masyarakat," kata Ganjar saat rapat koordinasi, Sabtu (21/3).


Ganjar mengatakan, seluruh kekuatan seluruh layer pemerintahan termasuk civil society, menjadi agen pencegahan penyebaran.

"Kita sebar ke bawah. Sekali lagi ini butuh gerakan masif dan butuh kedisiplinan, maka kepercayaan menjadi kata yang penting. Trust menjadi kata yang penting," tegas Ganjar.

Ganjar pun mengingatkan agar para aparat mengimbau seluruh warganya benar-benar menerapkan pola hidup sehat, olah raga teratur, konsumsi makanan bergizi, hingga istirahat yang cukup. Seluruh masyarakat diminta mematuhi arahan dari pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Hingga Sabtu siang tadi, Jawa Tengah mencatatkan lagi kasus baru, yaitu dua pasien positif virus corona. Sehingga saat ini menjadi 14 positif, dan 3 di antaranya sudah meninggal.

Sebanyak 138 Pasien Dalam Pengawasan dirawat dan sebanyak 2.391 berstatus Orang Dalam Pemantauan.

"Tolong kepada masyarakat bantu kami. Mari ikuti protokol-protokol yang kita berikan percayai kami bahwa kami akan melakukan dengan sungguh-sungguh. Doakan kami," harapnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya