Berita

Arsul Sani/Net

Politik

APD Langka Dan Mahal, DPR Minta Polri Dan Kemendag Gelar Penyelidikan

SABTU, 21 MARET 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Petugas medis yang bertugas dalam penanggulangan wabah virus corona atau Covid-19 alami kelangkaan alat pelindung diri (APD).

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi III Fraksi PPP DPR RI, Arsul Sani yang menerima langsung keluhan kelangkaan APD disela masa reses.

"Saya komplain dan keluhan dari para dokter dan tenaga medis dari banyak daerah yang kesulitan mendapatkan berbagai APD dalam menjalankan tugas," ujar Arsul kepada wartawan, Sabtu (21/3).


Arsul menyebutkan, dari keluhan itu juga disampaikan bahwa kalaupun ada APD yang dicari. Tetapi, harga jualnya sudah melambung tinggi.

"Ada dokter yang infokan kepada saya, bahwa ada baju hazmat yang hanya sekali pakai (disposable) biasanya hanya puluhan ribu rupiah tapi sekarang kalau mau beli sudah ratusan ribu," jelasnya.

"Sedang baju hazmat yang bisa dicuci dan dipakai ulang sudah menembus satu juta harganya," imbuh wakil ketua MPR RI ini.

Untuk itu, Arsul meminta Polri bersama Kementerian Perdagangan untuk mencari akar kelangkaan dan kenaikan harga APD itu.

"Polri bekerja sama PPNS dari Kementerian Perdagangan untuk turun menyelidiki apa yang dikeluhkan oleh para tenaga medis dan rumah sakit ini," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya