Berita

Rizal Ramli/Net

Bisnis

Rizal Ramli: Aji Mumpung, Corona Kesempatan Sri Mulyani Tutupi Kelemahan

SABTU, 21 MARET 2020 | 09:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Menteri Keuangan Sri Mulyani akan menjadikan virus corona (Covid-19) sebagai 'tumbal' atas anjloknya nilai tukar rupiah, dan pertumbuhan ekonomi yang diprediksi akan terjun bebas.

Sudah beberapa hari ini rupiah anjlok pada level Rp. 16 ribu per dolar AS. Pertumbuhan ekonomi juga diprediksi akan terjun bebas pada angka 4 hingga 2 persen.

Sri Mulyani bahkan memprediksi, perekonomian Indonesia bisa pada level 2,5 sampai 0 persen. Skenario terburuk tersebut berpeluang terjadi jika durasi wabah virus corona baru (Covid-19) belangsung lama dan kebijakan lockdown diberlakukan.


Menurut ekonom senior, Dr. Rizal Ramli, momen ini akan dijadikan Sri Mulyani untuk menutupi berbagai kelemahan.

"Corona kesempatan Menteri Keuangan 'Terbalik' (Sri Mulyani) untuk menutupi berbagai kelemahan struktural dan kebijakan ekonomi Indonesia. Padahal tanpa corona sudah semakin terpuruk sejak 5 tahun terakhir," ujar RR sapaan akrab mantan Menko Perekonimian ini, Sabtu (21/3).

"Aji mumpung, mumpung bisa lepas tanggung jawab, gas poll jadi 0 persen. Dapat alasan, sekalian gaspol. Ternyata stimulan yang dia keluarkan tidak menolong sama sekali," lanjut RR menambahkan.

RR yang dikenal sebagai begawan ekonomi kerakyatan sudah lama dan sering menyampaikan, perekonomian Indonesia dalam bahaya karena dikelola ugal-ugalan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya