Berita

Khofifah Indar Parawansa/Net

Nusantara

Terus Ditambah, Jawa Timur Siagakan 62 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

JUMAT, 20 MARET 2020 | 19:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Jumlah jaringan rumah sakit rujukan bagi masyarakat Jawa Timur untuk penyakit Covid-19 kembali bertambah.

Kini, ada sebanyak 62 rumah sakit di Jawa Timur yang bisa dijadikan rujukan masyarakat ketika memiliki gejala atau indikasi penyakit akibat virus corona atau Covid-19.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (19/3).


Dikatakan Khofifah, sesuai instruksi pemerintah pusat, kini rumah sakit milik TNI, Polri, BUMN dan juga rumah sakit swasta yang memiliki ruang isolasi turut menjadi rumah sakit rujukan untuk covid-19.

“Kita tadi sudah rapat bersama dengan pimpinan rumah sakit yang punya ruang isolasi baik RSUD, rumah sakit milik swasta, milik TNI, Polri maupun BUMN," ujarnya.

"Mereka ini yang akan memberikan layanan medik untuk pasien baik ODP, PDP maupun yang terkonfirmasi positif covid-19. Kami melakukan checking kebutuhan mereka sesuai dengan bed yang ada di ruang isolasi masing-masing rumah sakit,” dia menambahkan.

Dengan adanya cek kebutuhan oleh Pemprov Jatim, lanjutnya, maka masing-masing rumah sakit diharapkan bisa lebih mudah untuk dikordinasikan terkait data pasien serta, kapasitas masing-masing rumah sakit juga alat pelindung diri (ADP).

Sehingga, dokter dan tenaga medis di rumah sakit bisa memberikan layanan yang maksimal terhadap pasien yang membutuhkan perawatan baik terhadap ODP, PDP maupun jika ada pasien yang dinyatakan positif covid-19.

“Kemarin saya juga sudah mengunjungi dua pabrik penghasil masker, hand sanitizer dan juga alat perlindangan diri (APD) supaya memberikan  kuota untuk pemenuhan kebutuhan Jawa Timur. Sehingga apa yang dibutuhkan oleh tenaga medis  dan paramedis di Jawa Timur bisa tercukupi,” jelasnya.

Selain itu, mantan Menteri Sosial ini juga turut memberikan update perkembangan penyebaran covid-19 di Jawa Timur.

Per Kamis (19/3), jumlah kasus positif covid-19 di Jawa Timur menjadi sembilan kasus. Tujuh  kasus ada di Surabaya dan dua lainnya di Malang Raya.
 
“Sedangkan untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim per hari ini ada sebanyak 91 orang. Dan untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim per hari ini ada sebanyak 36 orang,” urainya.

Untuk sebaran ODP, Ketua Umum PP Muslimat NU ini menyebutkan, bahwa tiga terbesar ada di Surabaya yaitu sebanyak 17 orang, kemudian di Malang Raya ada sebanyak 16 orang, dan di Jember ada 16 orang.

Sedangkan untuk PDP, tiga berbesar ada di Malang ada sebanyak 8 orang, kemudian di Surabaya ada sebanyak 7 orang, dan di Tulungagung ada sebanyak 4 orang.

Untuk bisa mempercepat langkah penanganan covid-19, kata dia, dalam Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Jatim kita membagi tiga rumpun.

Pertama adalah rumpun promotif dan preventif yang dikoordinir oleh Kalaksa BPBD Jatim. kemudian rumpun kuratif yang akan dipimpin Dirut RSUD Dr Soetomo Joni Wahyuadi, dan yang ketiga rumpun tracing yang dipimpin Kepala Dinas Kesehatan Jatim Herlin.

Untuk tim tracing, Pemprov selain mengandalkan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial juga disupport oleh tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga serta tim dari Kodam V Brawijaya, Polda Jatim serta dari Lantamal V Surabaya.

“Kita berdoa bersama mudah-mudahan apa yang kita ikhtiarkan dalam penanganan  percepatan  pencegahan penyebaran  covid-19 di Jatim berjalan lancar dan efektif,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya