Berita

Achmad Yurianto/Net

Nusantara

Logistik Untuk Layanan Perawatan Pasien Corona Di Rumah Sakit Cukup

JUMAT, 20 MARET 2020 | 18:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jurubicara pemerintah untuk penganan virus corona baru (Covid-19), Achmad Yurianto, memastikan jumlah logistik untuk layanan kesehatan di rumah sakit-rumah sakit rujukan masih bisa dipenuhi.

"Posisi logistik kita untuk layanan perawatan di rumah sakit cukup," kata Achmad Yurianto dalam keterangan pers, di Gedung Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (20/3).

Rincian logistik yang dipastikan cukup oleh pemerintah diantaranya, alat tes kit darah untuk Covid-19, Alat Pelindung Diri (APD) dan masker.


Untuk alat tes kit, disebutkan Achmad Yurianto, akan disediakan 102.000 pcs dalam waktu dua hari ke depan. Sementara untuk APD disediakan 10 ribu. Kemudian untuk masker 150 ribu.

"Harapannya besok sudah bisa masuk," ucap Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan ini.

Untuk seluruh logistik kesehatan ini, lanjut Achmad Yurianto, akan didistribukan pemerintah ke Dinas Kesehatan provinsi. Sehingga nantinya, seluruh rumah sakit di wilayah setempat masing-masing provinsi bisa mengambil logistik tersebut.

"Sudah barang tentu para pelaksana di ruma sakit silahkan untuk kemudian mengaksesnya melalui dinas kesehatan provinsi. Karena titik kita ada di dinas kesehatan provinsi, dan user ada di dinas kesehatan provinsi untuk sampai ke rumah sakit," demikian Achmad Yurianto.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya