Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Stop Penyebaran Virus, PM Modi Uji Coba Berlakukan Jam Malam Di India

JUMAT, 20 MARET 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri India, Narendra Modi akan melakukan uji coba jam malam secara nasional di negara berpenduduk 1,3 miliar jiwa itu.

Uji coba tersebut dilakukan sebagai langkah persiapan untuk menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19) di India.

Pengumuman tersebut Modi sampaikan pada Kamis (19/3), beriringan dengan pengumuman larangan kedatangan penerbangan internasional.


Dalam pengumuman tersebut, dilansir CNA, Modi mengatakan akan memberlakukan jam malam secara nasional selama sehari, pada Minggu (22/3) dari pukul 7 pagi hingga 9 malam.

"Ini adalah waktu pengujian, tetapi kita semua harus menjaga disiplin untuk menegah penyebaran virus," ujar Modi seraya mengatakan semua orang untuk mempraktikan social distancing.

Semua orang, kecuali dalam keadaan tertentu, harus tinggal di rumah selama beberapa pekan, kata Modi tanpa mengatakan sampai kapan aturan tersebut berlaku.

"Jika anda merasa tidak akan terdampak atau terinfeksi, anda salah," tegas Modi.

"Anda akan membahayakan keluarga dan komunitas anda. Saya meminta setiap warga negara untuk tinggal di rumah selama beberapa minggu ke depan," imbuhnya.

India juga sudah memaksa setiap perusahaan untuk melakukan sistem kerja dari rumah. Sementara beberapa perusahaan yang tidak bisa menerapkan itu untuk melakukan shift kerja.

New Delhi juga telah menangguhkan visa semua turis asing dan melarang penumpang yang berasal dari negara-negara Eropa.

Wisatawan dari beberapa negara juga akan melakukan wajib karantina 14 hari setibanya di India.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya