Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Israel Klaim Agen Intelijen Mossad Bantu Pengadaan Alat Uji Virus Corona Dari Luar Negeri

KAMIS, 19 MARET 2020 | 22:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Israel mengklaim bahwa Bada Intelijen Asing Israel, Mossad, telah telah memperoleh alat uji virus corona untuk negara itu.

Menurut beberapa laporan media lokal Israel, seperti dimuat ulang Reuters, hasil "tangkapan" Mossad termasuk 100 ribu perlengkapan yang diperoleh dari negara-negara Teluk Arab yang tidak secara resmi mengakui Israel tetapi telah melakukan koordinasi tingkat rendah pada tantangan keamanan regional seperti Iran.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa Mossad dan agen lainnya telah membawa peralatan yang diperlukan dan vital dari luar negeri untuk membantu menangani wabah virus corona yang terjadi di Israel.


Netanyahu tidak memberikan rincian lebih lanjut atas pernyataannya tersebut.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Departemen Kesehatan Israel, Moshe Bar Siman-Tov mengucapkan terima kasih kepada Mossad karena telah menyediakannya peralatan penting yang diperlukan bagi penanganan virus corona.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada layanan keamanan domestik Israel, Shin Bet atas perannya dalam upaya pengadaan alat yang dibutuhkan.

Meski demikian, misi pengadaan alat uji virus corona tersebut agaknya sangat rahasia, sehingga tidak ada pejabat yang memberikan pernyataan secara tegas dan menyeluruh. Bahkan Menteri Intelijen Israel Katz pun memilih tutup mulut soal hal ini.

"Saya menjadi sadar akan laporan ini seperti yang Anda lakukan," kata Katz singkat, kepada Radio Angkatan Darat dalam wawancara langsung, seperti dimuat Reuters (Kamis, 19/3).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya