Berita

(kedua dari kanan) Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha/Kemlu

Dunia

Kirim Nota Diplomatik, Kemlu Lacak WNI Partisipan Tabligh Akbar Malaysia

KAMIS, 19 MARET 2020 | 17:26 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan pihak-pihak terkait terus menelusuri warga negara Indonesia (WNI) yang ikut berpartisipasi dalam acara tabligh akbar di Masjid Sri Petaling, Malaysia.

Pada awalnya, berdasarkan informasi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan Malaysia kepada KBRI di Kuala Lumpur, terdapat 3 WNI yang positif terinfeksi corona (Covid-19) setelah mengikuti tabligh akbar yang terdiri dari ribuan peserta.

Setelahnya, Kemlu juga mendapatkan informasi 10 WNI di Malaysia terinfeksi virus yang sama.


Saat ini, pihak Kemlu mengaku tengah melakukan pengecekan identitas para WNI tersebut.

"Kami masih melakukan pengecekan apakah 3 WNI sebelumnya dan 10 orang ini adalah orang yang sama," ujar Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha dalam telekonferensi pada Kamis (19/3).

Selain itu, Judha juga mengungkapkan pihak Kemlu juga telah melakukan komunikasi dengan maskas besar jamaah tabligh di Kabon Jeruk untuk mendapatkan data peserta.

"Kemudian KBRI Kuala Lumpur juga sudah menyampaikan nota diplomatik kepada pemerintah Malaysia untuk mendapatkan data-data tersebut. Saat ini sedang diproses dan diharapkan segera didapat," tambahnya.

Langkah-langkah itu dilakukan Kemlu karena pada dasarnya kegiatan tabligh akbar tersebut adalah kegiatan mandiri yang tidak terorganisir. Di mana para peserta berangkat ke Malaysia secara mandiri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya