Berita

Petugas medis merawat pasien corona/Net

Nusantara

Perawat Jadi Korban Corona, Ini Harapan PPNI Kepada Pemerintah

KAMIS, 19 MARET 2020 | 16:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) menyebut sebanyak empat perawat yang dinyatakan terjangkit virus corona dengan status pasien dalam pengawasan (PDP).

Sementara, 10 orang lainnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP) akibat wabah corona atau Covid-19 yang kian luas di Indonesia.

Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadilah mengatakan, hingga saat ini laporan yang dia dapat di DKI Jakarta satu diantara empat PDP meninggal dunia.


"Sementara laporan dari teman-teman DKI 4 PDP (termasuk 1 yang sudah meninggal) dan ada 10 OPD, perawat," ucap Harif Fadilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (19/3).

Dengan demikian, PPNI kata Harif, sangat berharap kepada pemerintahan Presiden Joko Widodo untuk memenuhi beberapa harapan mereka.

Pertama, PPNI berharap agar Pemerintah melengkapi alat perlindungan diri (APD) untuk para medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pasien Corona.

"Kalau kita mau perang, senjata dan alat harus lengkap, yaitu APD dan kecukupan tenaga dalam pelayanan, kalau tidak (mau) mati konyol," kata Harif.

Selain itu, PPNI meminta agar pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan untuk memberikan tambahan nutrisi makanan dan suplemen vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh para tim medis.

"Termasuk ketersediaan istirahat yang cukup," terangnya.

Bukan hanya itu, para tim medis yang berhubungan langsung dengan para pasien yang suspect corona baik masih ODP, PDP maupun positif corona untuk diberikan dukungan moril dan apresiasi.

"Dukungan moril dan apresiasi untuk meningkatkan motivasi dan daya juang melawan virus," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya