Berita

GBI/Repro

Nusantara

GBI Imbau Jemaah Di Daerah Terpapar Corona Untuk Beribadah Di Rumah

KAMIS, 19 MARET 2020 | 15:20 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sinode Gereja Bethel Indonesia (GBI) mengimbau agar umat kristen protestan di Indonesia percaya pada Tuhan dan tetap mengikuti anjuran pemerintah terkait pemberlakuan social distancing.

Demikian yang diungkapkan oleh Ketua Umum Sinode GBI, Pendeta Rubin Adi Abraham bersama dengan mengurus BPH dan Majelis Pertimbangan GBI dalam video berdurasi 2 menit 21 detik yang diunggah di akun Facebook.

Selain memperkuat iman, Pendeta Rubin juga meminta jemaah untuk terus mengikuti kebijakan pemerintah agar penyebaran virus corona (Covid-19) dapat diminimalisir.


"Kita juga harus memperhatikan kebijakan daripada pemerintah untuk segera virus ini bisa dicegah penularannya, yaitu dengan membuat jarak agar kita tidak melakukan pertemuan atau kerumunan orang yang banyak," ujarnya.

Untuk itu, Pendeta Rubin mengimbau, jemaah yang berada di daerah yang belum terpapar virus bisa melaksanakan ibadah namun dengan aturan kesehatan yang dijaga.

Sementara untuk jemaah yang berada di daerah yang sudah terpapar atau bahkan masuk ke dalam zona potensi penularan tinggi, sebaiknya untuk melaksanakan ibadah di rumah atau melalui live streaming.

"Sebab ibadah bukan hanya di dalam gedung gereja, ibadah adalah sikap pribadi kita kepada Tuhan," ujar Pendeta Rubin.

"Dan ingatlah, sebagai gembala kita juga harus memperhatikan keselamatan daripada jemaah atau orang banyak. sebab mungkin saja tanpa kita sadar, bukannya kita takut tertular dari orang lain, tapi bisa saja kita membawa, carrier, menjadi penular kepada orang lain," jelasnya.

Di akhir, ia juga meminta kepada seluruh jemaah untuk berdoa kepada Tuhan agar wabah bisa segera berlalu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya