Berita

Pasien positif corona di Kabupaten Bekasi bertambah/Net

Kesehatan

Pasien Positif Corona Di Bekasi Bertambah 1 Orang, 11 Lainnya Masuk Pantauan

KAMIS, 19 MARET 2020 | 14:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dua orang warga Kabupaten Bekasi telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru (Covid-19). Kini, seorang warga lainnya dipastikan ikut terjangkit virus mematikan tersebut.

Jurubicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengatakan, warga yang terinfeksi corona adalah seorang pria. Saat ini dia sudah diisolasi di salah satu rumah sakit rujukan di Jawa Barat.

“Benar ada satu, total positif sekarang menjadi tiga orang,” ungkap Alamsyah, Kamis (19/3), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.


Kepastian pasien positif corona baru ini membuat pihak Dinkes Bekasi harus bekerja keras. Pasalnya, sebelum dinyatakan positif corona, warga tersebut sempat melakukan perjalanan ke sejumlah daerah di dalam negeri. Seperti menjadi pembicara di seminar Masyarakat Tanpa Riba (MTR) di Bogor pada 25 Februari lalu.

"Kemudian, pasien juga melakukan perjalanan pulang pergi ke Surabaya terkait bisnisnya pada 3 Maret, hingga pada 4 Maret mulai mengeluh tak enak badan. Tapi masih berangkat ke perusahaannya sebentar. Korban sempat masuk bekerja,” imbuh Alamsyah.

Lebih lanjut, Alamsyah menerangkan, pada 6-8 Maret 2020 pasien bersama istri, tiga orang anaknya, keponakan, dan sepupu pergi ke Banjar. Pasien dan keluarga menginap di Hotel Banjar Indah.

Pada hari kedua di Kota Banjar, tepatnya 7 Maret, beber Alamsyah, pasien dan keluarga mengunjungi saudaranya pemilik pesantren Ulumidin Pamarican. Usai dari sana bertemu dengan teman SMA untuk membicarakan acara reuni, dan pada 9 Maret 2020 berobat ke RS Mitra Bekasi Timur.

“Kemudian tanggal 10 Maret pada malam hari langsung rawat. Empat hari, rawat biasa, lanjut ruang isolasi,” terangnya.

Dalam kasus tersebut, kata Alamsyah, Tim Covid-19 dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi telah mengedukasi orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien. Ada 11 orang yang diminta untuk melakukan isolasi mandiri.

“Istri, tiga anaknya, ibu TR, keponakan, sepupu, dua asisten rumah tangga, dan satu sopirnya, masih kami pantau,” tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya