Berita

Sekretaris Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh/Repro

Nusantara

MUI Apresiasi Pembatalan Acara Di Gowa, Ruteng, Hingga Muara Enim

KAMIS, 19 MARET 2020 | 14:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi pembatalan acara Jamaah Tabligh Dunia di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, acara penahbisan keuskupan di Ruteng hingga acara doa bersama di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Hal itu disampaikan Sekretaris Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh saat jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (19/3).

"Tentu kita memberikan apresiasi atas partisipasi dan juga kontribusi masyarakat beragama di Indonesia. Ada pertemuan di Muara Enim, di Gowa, ada juga pertemuan keagamaan umat Kristiani di Ruteng yang dengan kesadarannya kemudian menunda membatalkan," kata Asrorun Niam.


Menurut dia, semua pihak yang diminta menghindari kerumunan orang banyak termasuk ibadah berjamaah sebagaimana fatwa MUI Nomor 14/2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah covid-19, akhirnya diindahkan oleh semua pihak.

"Ini bagian dari kontribusi keagamaan kita, semata untuk kepentingan himayatul ummah dan juga hifdzuddin atau menjaga terhadap norma agama," tuturnya.

"Tetapi pada saat yang sama kita penting untuk meneguhkan komitmen untuk hifdzunnafsi atau menjaga jiwa," demikian Asrorun Niam.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Gowa, sebenarnya sudah mengeluarkan surat penundaan Ijtima Dunia 2020 Zona Asia yang akan digelar pada 20 - 22 Maret 2020 yang akan dihadiri perwakilan ulama dari 48 negara. Tetapi surat itu sepertinya tak diindahkan.

Selain itu, Ketua Gugus Tugas Percepata Penanganan Virus Corona Doni Monardo juga sebelumnya pernah meminta Keuskupan Ruteng, Manggarai, NTT, menunda acara penahbisan Mgr Siprianus Hormat sebagai Uskup Ruteng untuk mencegah penularan virus corona.

Kemudian, acara doa bersama yang akan digelar di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan pun dibatalkan untuk mengantisipasi penularan wabah virus corona.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya