Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Ingin Alat Rapid Tes Diperbanyak Dan Alur Protokol Kesehatan Diperjelas

KAMIS, 19 MARET 2020 | 11:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo tidak tinggal diam dalam mengatasi masalah sebaran virus corona baru atau Covid-19.

Saat memberikan pengantar Rapat Terbatas tentang Laporan Tim Gugus Tugas Covid-19 lewat video conference,   Kamis (19/3), Jokowi menekankan adanya rapid test atau tes cepat dengan cakupan yang lebih besar.

Tujuannya, agar deteksi dini kemungkinan indikasi awal seorang terpapar Covid-19 bisa langsung dilakukan.


Dalam hal ini, mantan walikota Solo itu juga meminta agar alat rapid test terus diperbanyak. Begitu juga dengan tempat-tempat untuk melakukan tes yang harus turut diperbanyak.

“Libat rumah sakit, baik pemerintah, milik BUMN, Pemda, rumah sakit milik TNI dan Polri, dan swasta, dan lembaga-lembaga riset dan pendidikan tinggi yang mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Kesehatan,” tuturnya.

Selain itu, Jokowi juga meminta Tim Gugus Tugas untuk menyiapkan protokol kesehatan yang alurnya jelas, sederhana, dan mudah dipahami.

“Ini penting sekali terkait dengan hasil rapid test ini apakah dengan karantina mandiri (self-isolation) atau memerlukan layanan rumah sakit. Ya, (pada) protokol kesehatan juga dijelaskan,” tutupnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya