Berita

Kanselir Angela Merkel/Net

Dunia

Kanselir Angela Merkel: Pandemik Corona Adalah Tantangan Terberat Jerman Setelah Perang Dunia II

KAMIS, 19 MARET 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kanselir Jerman Angela Merkel mendesak warganya untuk patuh pada pembatasan pergerakan guna meminalisir penyebaran virus corona (Covid-19).

Dalam sebuah pidato yang disiarkan di televisi pada Rabu malam (18/3), Merkel mengungkapkan wabah virus corona adalah tantangan terberat bagi Jerman setelah Perang Dunia II.

"Ini serius dan anda harus menganggapnya serius," ujar Merkel seperti dimuat SCMP.


"Tidak ada tantangan seperti itu bagi negara kita sejak reunifikasi Jerman. Tidak, sejak Perdang Dunia II. (Ini) sangat bergantung pada aksi bersama kita dalam solidaritas," lanjutnya.

Mengingat jumlah kasus di Eropa lebih banyak dari yang ada di China, Merkel mengatakan setiap warga Jerman harus berkorban dengan tinggal di rumah, selalu mencuci tangan, dan menjaga jarak dengan orang lain.

"Beberapa pekan ke depan akan menjadi lebih sulit," ujarnya seraya mengakatan pemerintah akan melakukan segala upaya untuk menanggulangi wabah.

Saat ini, Jerman sendiri tengah berusaha untuk menggandakan kapasitas perawatan intensif rumah sakit. Di mana pasien yang sakit parah kemungkinan akan dirawat di hotel atau fasilitas lainnya.

Diprediksi oleh Robert Koch Institute, Jerman bisa memiliki 10 juta kasus dalam dua hingga tiga bulan jika penduduknya tidak melakukan saran-saran yang diberikan pemeritah.

"Kami memiliki pertumbuhan eksponensial. Kami berada di awal epidemi yang akan bergerak selama berpekan-pekan dan berbulan-bulan," ujar Presiden Robert Koch Institutye, Lothar Wieler.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya