Berita

Jahe Merah berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh, bukan menyembuhkan corona/Net

Kesehatan

Dianggap Bisa Sembuhkan Corona, Ini Khasiat Sebenarnya Jahe Merah

KAMIS, 19 MARET 2020 | 08:39 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sejak merebaknya virus corona baru (Covid-19) di Indonesia, sebagian masyarakat mendapat informasi kurang tepat. Banyak pihak beranggapan bahwa jahe merah dapat digunakan untuk menyembuhkan wabah tersebut.

Padahal, hingga saat ini belum ada bukti yang melaporkan penggunaan jahe merah sebagai antivirus, khususnya untuk Covid-19.

Demikian disampaikan Kepala Kelompok Penelitian Center for Drug Discovery and Development, Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Masteria Yunovilsa Putra.


Masteria menjelaskan, jahe merah memang memiliki aktivitas immunomodulator untuk meningkatkan daya tahan tubuh manusia. Sehingga berfungsi membantu meringankan gejala yang ditimbulkan, bukan menyembuhkan atau membunuh virus.

“Efek inilah yang bermanfaat dalam pencegahan dan membantu dalam pemulihan dari virus Corona,” ungkap Masteria, Rabu (18/3).

Lanjut Masteria, kandungan jahe merah, khususnya gingerol dan shogaol, merupakan senyawa yang bertanggung jawab atas efek immunomodulator. Selain itu, jahe merah juga memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan.

“Secara umum, virus Corona memiliki gejala peradangan berlebih pada paru-paru. Dengan aktivitas antiinflamasi yang dimiliki oleh jahe merah, dapat meredakan gejala tersebut,” tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Menurutnya, konsumsi jahe merah dapat menjadi langkah pencegahan penyakit melalui peningkatan daya tahan tubuh. Terlebih, masyarakat Indonesia umumnya menggunakan jahe merah sebagai bumbu masakan maupun dikonsumsi sebagai jamu.

“Jahe merah juga memiliki aktivitas farmakologis, seperti menurunkan tekanan darah, antibakteri, menurunkan asam urat, hepatoprotektor, menurunkan kadar kolesterol, aprodisiak, pencegahan penyakit kronis degeneratif seperti kardiovaskular dan diabetes,” tutupnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya