Berita

Direktur Jenderal Kesehatan, Noor Hisham Abdullah/Net

Dunia

Jika Warga Tetap Keluar Rumah, Depkes: Malaysia Mungkin Akan Memasuki Gelombang Ketiga Penyebaran Virus Sebesar Tsunami

RABU, 18 MARET 2020 | 15:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Malaysia kemungkinan akan memasuki gelombang ketiga penularan wabah virus corona (Covid-19) dan bahkan lebih parah jika masyarakat tetap tidak mengindahkan aturan pembatasan gerak atau movement control order (MCO).

Demikian yang dikatakan oleh Direktur Jenderal Kesehatan, Noor Hisham Abdullah ketika mendesak warga Malsysia untuk lebih bertanggung jawab dan tidak meninggalkan rumah selama lockdown berlangsung.

"Kami memiliki sedikit kesempatan untuk memutuskan jaringan infeksi Covid-19. Bantu Departemen Kesehatan memainkan peran anda, karena setiap individu bertanggung jawab untuk mengambil setiap langkah, demi kepentingan terbaik keluarganya," ujar Abdullah.


"Kalau tidak, kita mungkin menghadapi gelombang ketiga virus, yang bisa sebesar tsunami, apalagi jika kita memiliki sikap tidak peduli," lanjutnya dalam status akun Facebook yang dikutip oleh Berita Harian.

MCO sendiri diumumkan oleh Perdana Menteri Muhyiddin Yassin pada Senin malam (16/3). Aturan itu berlaku mulai hari ini, Rabu (18/3) hingga 31 Maret.

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan Muhyiddin, semua warga Malaysia dilarang untuk keluar rumah, kecuali untuk melakukan agenda penting, seperti membeli kebutuhan dasar dan ke rumah sakit.

Sementara itu, semua tempat usaha, kecuali toko kelontong, swalayan, dan apotek ditutup dalam kurun waktu 14 hari.

Kendati begitu, di beberapa wilayah, warga Malaysia masih tetap keluar rumah untuk berkumpul dan mengobrol. Beberapa restoran bahkan mendapatkan antrean panjang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya