Petugas Mengatur Jarak Antrian Penumpang Di Halte Transjakarta/Net
Transjakarta mengumumkan bahwa beberapa rute telah ditambahkan dalam jadwal transportasi mulai Selasa (17/3). Hal itu terlihat dalam postingan di akun Twitternya, Rabu (18/3).
Transjakarta juga akan mengoperasikan 123 rute mulai pukul 05:00-22:00 WIB untuk layanan reguler, dan menjalankan 11 rute Layanan Armada Malam Hari (Amari) dari mulai pukul 22:00-05:00.
Jumlah rute yang beroperasi akan mengalami penyesuaian dengan rincian sebagai berikut:
– 15 rute BRT dalam koridor
– 15 rute BRT dalam koridor
– 25 rute angkutan umum terintegrasi di dalam kota
– 4 rute RoyalTrans
– 10 Rute Transjabodetabek
– 69 rute Mikrotrans
Untuk menerapkan social distancing sebagai pecegahan penularan virus corona, Transjakarta juga membatasi jumlah penumpang tiap-tiap angkutnya.
"Pembatasan jumlah pelanggan menjadi 60 orang untuk bus gandeng, 30 orang untuk bus besar, 15 orang untuk bus sedang dan Royaltrans, serta 6 orang untuk Mikrotrans," begitu isi cuitan Transjakarta.
Mengintip situs resminya, Transjakarta memetakan daya angkut untuk tiap-tiap bus. Kapasitas angkut tiap bus menjadi:
– 60 penumpang untuk bus gandeng
– 30 penumpang untuk bus besar
– 15 penumpang untuk bus sedang dan Royaltrans
– 6 penumpang untuk Mikrotrans
Dan agar mencegah penumpukan terlalu lama di halte, frekuensi dan jumlah bus yang beroperasi di tiap rute akan ditingkatkan hingga 2 kali lipat dari frekuensi normal, sehingga jumlah pelanggan yang naik di dalam satu bus dapat dikurangi.
"Pelanggan diharapkan agar dapat sabar mengantri di luar halte untuk menghindari desak-desakan di dalam halte atau di dalam bus. Mulai esok hari akan diterapkan kebijakan untuk menjaga jarak aman antar pelanggan dengan jarak 1 lengan," tulis pernyataan dalam situs resmi Transjakarta.
Dengan jarak antar pelanggan yang diatur, penyebaran COVID-19 dapat diminimalisir. Agar terlaksana pemetaan seperti itu, Transjakarta menurunkan banyak petugas untuk menertibkan dan mengarahkan penumpang di halte-halte.
"Agar semuanya bisa berjalan dengan baik dan memberikan kenyaman dan keamanan bagi pelanggan."
Terakhir, Transjakarta menghimbau masyarakat untuk tetap membatasi perjalanan yang benar-benar diperlukan, selalu jaga kesehatan dan ikuti arahan petugas saat menggunakan layanan Transjakarta.