Berita

Petugas Mengatur Jarak Antrian Penumpang Di Halte Transjakarta/Net

Nusantara

Pasca Penumpukkan Penumpang, Transjakarta Menambah Frekuensi Dan Jumlah Bus

RABU, 18 MARET 2020 | 10:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Transjakarta mengumumkan bahwa beberapa rute telah ditambahkan dalam jadwal transportasi mulai Selasa (17/3). Hal itu terlihat dalam postingan di akun Twitternya, Rabu (18/3).

Transjakarta juga akan mengoperasikan 123 rute mulai pukul 05:00-22:00 WIB untuk layanan reguler, dan menjalankan 11 rute Layanan Armada Malam Hari (Amari) dari mulai pukul 22:00-05:00.

Jumlah rute yang beroperasi akan mengalami penyesuaian dengan rincian sebagai berikut:
– 15 rute BRT dalam koridor

– 15 rute BRT dalam koridor
– 25 rute angkutan umum terintegrasi di dalam kota
– 4 rute RoyalTrans
– 10 Rute Transjabodetabek
– 69 rute Mikrotrans

Untuk menerapkan social distancing sebagai pecegahan penularan virus corona, Transjakarta juga membatasi jumlah penumpang tiap-tiap angkutnya.

"Pembatasan jumlah pelanggan menjadi 60 orang untuk bus gandeng, 30 orang untuk bus besar, 15 orang untuk bus sedang dan Royaltrans, serta 6 orang untuk Mikrotrans," begitu isi cuitan Transjakarta.

Mengintip situs resminya, Transjakarta memetakan daya angkut untuk tiap-tiap bus.  Kapasitas angkut tiap bus menjadi:
– 60 penumpang untuk bus gandeng
– 30 penumpang untuk bus besar
– 15 penumpang untuk bus sedang dan Royaltrans
– 6 penumpang untuk Mikrotrans

Dan agar mencegah penumpukan terlalu lama di halte, frekuensi dan jumlah bus yang beroperasi di tiap rute akan ditingkatkan hingga 2 kali lipat dari frekuensi normal, sehingga jumlah pelanggan yang naik di dalam satu bus dapat dikurangi.

"Pelanggan diharapkan agar dapat sabar mengantri di luar halte untuk menghindari desak-desakan di dalam halte atau di dalam bus. Mulai esok hari akan diterapkan kebijakan untuk menjaga jarak aman antar pelanggan dengan jarak 1 lengan," tulis pernyataan dalam situs resmi Transjakarta.

Dengan jarak antar pelanggan yang diatur, penyebaran COVID-19 dapat diminimalisir. Agar terlaksana pemetaan seperti itu, Transjakarta menurunkan banyak petugas untuk menertibkan dan mengarahkan penumpang di halte-halte.

"Agar semuanya bisa berjalan dengan baik dan memberikan kenyaman dan keamanan bagi pelanggan."

Terakhir, Transjakarta menghimbau masyarakat untuk tetap membatasi perjalanan yang benar-benar diperlukan, selalu jaga kesehatan dan ikuti arahan petugas saat menggunakan layanan Transjakarta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya