Berita

Ade Armando/Repro

Politik

Video Ade Armando Ajak Pendukung Jokowi Banting Stir Kritik Pemerintah Beredar Lagi

RABU, 18 MARET 2020 | 08:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para pendukung Joko Widodo diminta untuk mulai kritis dalam menanggapi kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

Setidaknya ajakan itu disampaikan oleh relawan pendukung Jokowi, Ade Armando kepada rekan-rekannya melalui sebuah video berdurasi 7,54 menit yang kembali beredar di media sosial. Dalam video berlatar hitam itu, Ade Armando mengajak kritis lantaran ada tanda-tanda mengkhawatirkan yang akan diterima rkayat.

Video ini kali pertama diunggah di channel YouTube CokroTV dengan judul "Kita Harus Mengkritik Jokowi untuk menyelamatkan Jokowi dan Indonesia" pada 27 Februari lalu.


“Bukan mencari-cari kesalahannya ya. Tapi nampaknya ada tanda-tanda mengkhawatirkan dengan nasib Indonesia kalau Jokowi tidak diingatkan,” ujarnya dalam video yang kembali beredar di jejaring media massa, Rabu (18/3).

Menurutnya, para pendukung Jokowi harus sadar bahwa mereka berperan dalam menjadikan mantan walikota Solo itu sebagai presiden. Setelah sang jagoan menang, kata Ade Armando, maka tugas para relawan beralih.

“Kita harus menjaga Jokowi jangan sampai salah langkah, kalau kita mendiamkan kesalahan dilakukan kita turut bersalah pada rakyat Indonesia,” terangnya.

Ade Armando menegaskan bahwa dirinya  mendukung Jokowi karena percaya mantan gubernur DKI Jakarta itu adalah kunci bagi terwujudnya Indonesia yang lebih baik. Jokowi adalah manusia jujur berintegritas dan mampu mendeteksi pemerintahan dengan baik dalam memimpin paling tepat buat Indonesia.

Masalahnya, sambung Ade Armando, langkah pemerintahan bukanlah langkah Jokowi seorang, ada banyak variabel lain yang harus diperhitungkan.

“Ada orang-orang buat di sekelilingnya, ada partai-partai politik, ada DPR, ada pengusaha mereka ini adalah pihak-pihak yang terus mengganggu Jokowi demi kepentingan mereka,” urainya.

Sejumlah hal yang menurut Ade Armando kacau adalah UU KPK, hilangnya kader PDIP Harun Masiku, hingga omnibus law RUU Cipta Kerja.

Menurutnya, isi RUU Ciptaker memang tidak sepenuhnya buruk ada banyak muatan yang menunjukkan pemerintah memang serius mendorong kemudahan investasi.

“Tapi di sisi lain kekhawatiran bahwa pemerintah lebih sayang pada pengusaha daripada rakyat juga terasa,” demikian Ade.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya