Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Komisi X: UN Ditunda Adalah Keputusan Yang Bijak, Demi Keselamatan Anak-anak

RABU, 18 MARET 2020 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sesuai dengan imbauan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masyarakat sebaiknya berdiam di rumah untuk beberapa hari ini dalam upaya penyelamatan dan pencegahan penyebaran virus corona, kegiatan belajar pun berubah menjadi online. Sementara untuk Ujian Nasional (UN) di beberapa daerah terpaksa ditunda.

Penundaan Ujian Nasional ini mendapat dukungan dari DPR.  Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan, penundaan pelaksanaan Ujian Nasional adalah demi kebaikan dan keselamatan siswa.
 
“Melihat perkembangan situasi beberapa hari terakhir, memang bijak jika UN ditunda sementara,” kata Hetifah dalam rilisnya kepada media, Selasa (17/3).


Saat ini semua dimbau tidak bepergian ke luar kecuali untuk hal yang sangat penting, hal ini untuk mencegah siswa dan guru mentransmisikan virus tersebut. Namun Hetifah juga mengingatkan, siswa bukan berarti pergi liburan dan jalan-jalan. Penundaan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk belajar dan mempersiapkan diri dengan lebih baik
 
UN sebenarnya dilaksanakan pada Senin (16/3) lalu. Beberapa daerah yang UN-nya ditunda adalah DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, dan Bali.

“Jangan pergi ke daerah-daerah lain karena justru meningkatkan risiko penyebaran virus,” ujar politisi Golkar itu.

Untuk yang sekolahnya tetap melaksanakan UN, Sekolah yang tetap menjalankan UN Hetifah  berharap siswanya tetap semangat.

"Cuci tangan sebelum dan sesudah mengerjakan ujian. Setelah ujian lekas pulang dan jangan banyak bermain di lingkungan sekolah,” pesan Hetifah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya