Berita

Ganjar Pranowo sebut ada 1 pasien positif corona yang kembali meninggal/Repro

Kesehatan

Sempat Dirawat 10 Hari Di RS Swasta, 1 Pasien Positif Corona Meninggal Di RS Dr Kariadi Semarang

SELASA, 17 MARET 2020 | 15:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Satu lagi korban meninggal dunia dalam wabah virus corona di wilayah Jawa Tengah. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengumumkan satu pasien positif virus corona atau Covid-19 di Kota Semarang meninggal dunia.

Hal ini dikonfirmasi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pasien tersebut, menurut Ganjar, sebelumnya sudah dirawat dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di rumah sakit swasta, selama 10 hari.

Karena kondisinya tak kunjung membaik, pasien tersebut dirujuk ke RSUP dr Kariadi pada Senin malam (16/3). Hingga akhirnya pasien dinyatakan meninggal pada Selasa pagi (17/3).


Ganjar menyatakan sampai hari ini, ada 6 pasien positif corona. Empat di antaranya masih dirawat di RSUP dr Kariadi, RS Tidar, dan RS Moewardi. Sementara 2 lainnya telah meninggal dunia.

"Yang di Kariadi satu pasien, di RS Tidar juga satu pasien, sementara di RS Moewardi dua pasien. Jumlah total sampai saat ini yang positif ada enam pasien, yang dua meninggal," kata Ganjar, Selasa (17/3), dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Sementara itu, ditambahkan Ganjar, jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) di Jawa Tengah sampai saat ini berjumlah 111 orang.

Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 69 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 42 orang masih dirawat secara intensif. Sementara sisanya telah dipulangkan lantaran hasil labnya negatif.

Ganjar juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang menanggapi Covid-19. Dia juga meminta masyarakat tidak mudah terpengaruh terhadap berita hoax yang santer di media sosial.

"Masyarakat jangan mudah terpengaruh hoax. Jangan menyebarkan hoax juga. Kondisi saat ini sangat sensitif. Baiknya kita sama-sama jaga kondusifitas dan menjaga kondisi tubuh. Jemur badan, konsumsi vitamin C, olahraga, dan jangan pergi ke kerumunan kalau tidak perlu," demikian Ganjar.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Bali Disiapkan Jadi “Dubai Baru”, Duit Asing Bebas Pajak

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:07

DPR Minta Pemerintah Cepat Terbitkan Aturan Turunan UU PPRT

Jumat, 08 Mei 2026 | 20:01

Dugaan Korupsi Dana APBD untuk Unsultra Dilaporkan ke KPK

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:57

DPR: Kode Etik Media Arus Utama Lebih Jelas Dibanding New Media

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:38

Tarumajaya Raih Paritrana Award Bukti Desa Berpihak kepada Rakyat

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:26

Polisi Sudah Periksa 39 Saksi Terkait Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:15

Ekonomi Tumbuh (Tidak) Disyukuri

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:11

Ombudsman RI Bentuk Majelis Etik untuk Tegakkan Integritas dan Profesionalisme

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:10

Sejarah Erupsi Gunung Dukono Masa ke Masa

Jumat, 08 Mei 2026 | 19:06

PLN Bedah Mitigasi Risiko Pidana dalam Penerapan KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 08 Mei 2026 | 18:42

Selengkapnya