Berita

TKA China di Kendari/Net

Nusantara

Pakar Hukum: Disnakertrans Sultra Perlu Pastikan Izin 49 TKA Asal China

SELASA, 17 MARET 2020 | 13:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggara harus memeriksa puluhan tenaga kerja asing (TKA) ilegal asal China yang videonya tersebar saat berada di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pakar Hukum Pidana, Abdul Fikchar Hadjar mengatakan, polemik penangkapan terhadap seorang perekam video yang memperlihatkan masuknya ke 49 TKA asal China harus dilihat dalam unsur sangkaannya.

Menurut Abdul Fikchar, pernyataan Kadisnakertrans Sultra sangat benar jika berhubungan dengan perizinan TKA.


"Dalam konteks sebagai TKA maka yang benar adalah Kadisnakertrans Sultra, karena lembaga ini lah yang mengurusi perizinan TKA diwilayahnya, jika menurut catatannya belum ada izinnya maka pernyataannya adalah benar," ucap Abdul Fikchar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (17/3).

Karena kata Abdul Fikchar, seorang WNA yang tinggal disuatu negara perlu memiliki izin tinggal. Namun, jika tujuannya bekerja maka harus memiliki izin di Disnakertrans.

"Jika tinggalnya digunakan untuk bekerja, maka harus ada perizinan baru yaitu izin tenaga kerja asing dengan persyaratannya tersendiri. Jadi mungkin legal untuk tinggal tetapi ilegal untuk bekerja," katanya.

Dengan demikian, Abdul Fikchar meminta agar Disnakertrans Sultra untuk melakukan pemeriksaan perizinan terhadap 49 TKA ilegal asal China.

"Bukan penangkapan, (melainkan) memeriksa perizinannya, kalau tidak lengkap baru ada tindakan hukumnya apakah administratif atau pidana," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya