Berita

Mencuci Tangan Bersih-bersih Hingga Sela Jari Dengan Sabun/Net

Kesehatan

Kemenkes: Virus Corona Sangat Rapuh Terkena Deterjen, Segera Cuci Peralatan Makan Dan Pakaian

SELASA, 17 MARET 2020 | 06:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Walau sering disebut sebagai virus mematikan, sebenarnya virus corona sangat rapuh terhadap deterjen.

Juru Bicara Pemerintah Penanganan Wabah Corona, Achmad Yurianto,  mengimbau agar masyarakat rajin mencuci tangan dengan sabun dan menggunakan barang-barang sendiri, tidak bercampur walaupun dengan anggota keluarga, termasuk alat makan.  

Alat makan itu wajib dicuci dengan bersih, begitu juga dengan pakaian yang dikenakan harus sesering mungkin diganti dan dicuci dengan bersih.


Deterjen bisa menghancurkan bungkus dari virus corona.

"Yang paling penting tidak berbagi penggunaan alat makan minum. Pakai alat makan minum yang terpisah, bukan berarti sekali pakai buang, tidak," jelas Yuri dalam rilisnya.

Selesai digunakan langsung dicuci dengan sabun sampai bersih. Sabun merek apa pun bisa menghilangkan virus yang menempel pada alat-alat makan.

"Tapi yakinkan, selesai dipakai langsung dicuci dengan sabun karena kita tahu virus ini bungkusnya, envelopenya, sangat rapuh jika terkena deterjen. Dia akan gampang pecah. Kalau pecah maka virusnya akan mati. Ini yang penting. Deterjen apa pun," ujar Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI ini.

Jika merasakan ada keluhan, segera memeriksakan diri, bukan menunda-nunda. Self Monitor amat membantu dalam situasi seperti ini.

Menurut Yuri, yang pertama kali seseorang lakukan jika takut terkena virus Corona ialah mengisolasi diri sendiri.

"Sebelum kita lakukan pemeriksaan secara definitif, secara pasti lakukan self-isolated segera di rumah. Gunakan masker yang proper, lalu upayakan ada social distance jarak setidak-tidaknya semester.

Kenapa semeter? Karena kita tahu kemungkinan droplet yang keluar itu sekitar semeter sehingga kita bisa menjaga keluarga," kata Yuri.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya