Berita

Presdien Jokowi bersama para Stafsus milenial/Net

Politik

Satgas Tidak Perlu Dan Stafsus Milenial Jangan Diharapkan, Jokowi Sendiri Yang Harus Pimpin Tim Atasi Corona

SENIN, 16 MARET 2020 | 11:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden Joko Widodo yang seharusnya memimpin langsung tim tugas percepatan penanganan virus corona (Cavid-19) di tanah air.

"Seharusnya Presiden-lah yang berdiri terdepan mengkoordinasikan seluruh kekuatan bangsa," kata Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni, Senin (16/3).

Manurutnya, tidak perlu membuat Satgas. Jokowi yang memimpin tim, karena hanya kepala negara yang akan didengar oleh menteri, gubernur dan bupati/walikota.


"Saat ini yang terjadi masih terkesan jalan sendiri-sendiri. Baik menteri, para gubernur, maupun bupati/walikota masing-masing membuat kebijakan sektoral," ucap Sya'roni.

Terkait kritik karen tidak terlihatnya kinerja staf khusus (Stafsus) presiden khususnya dari kalangan milenial, Sya'roni punya penilaian lain.

Jelas dia, karena wabah corona adalah bencana besar, sehingga bukan level stafsus untuk meresponsnya.

"Dapat dimaklumi bila stafsus milenial tidak tampak kerjanya menyikapi wabah corona. Peran mereka cukup di belakang meja. Bila memiliki saran-saran bisa langsung disampaikan ke Presiden," tutup Sya'roni.

Hingga kemarin, kasus terkonfirmasi positif corona secara nasional sebanyak 117 kasus. 104 orang dirawat, 8 sembuh, dan 5 meninggal dunia.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya