Berita

Ketua ProDEM Iwan Sumule/Net

Kesehatan

Ketua ProDEM: Strategi Jokowi Bekerja Dalam Senyap Bikin Pemerintah Daerah Jalan Sendiri

SENIN, 16 MARET 2020 | 10:43 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Situasi yang sedang terjadi belakangan ini terkait penanganan penyebaran virus baru corona atau Covid-19 patut disesali.

Pemerintah Pusat memilih bekerja dalam senyap. Sementara Pemerintah Daerah yang berhadapan langsung dengan rakyat akhirnya bergerak sendiri.

Demikian dikatakan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi atau ProDem Iwan Sumule dalam perbincangan dengan redaksi beberapa saat lalu, Senin pagi (16/3).


“Dalam suratnya kepada Presiden Jokowi beberapa hari lalu WHO sudah mengingatkan soal transparansi informasi corona. Keterbukaan informasi itu diperlukan karena WHO sudah menyatakan Covid-19 sebagai pandemi global. Agar penanganan dan penanggulangan corona dapat dilakukan secara maksimal,” ujar Iwan Sumule.

Menurut dia, semestinya sejak beberapa waktu lalu Presiden Jokowi telah menyatakan "Darurat Corona" agar penanganan dan penanggulangan dapat dilakukan secara maksimal, terpusat, terkoordinasi, dan sistematis.

“Sementara sekarang, pemerintah daerah tampak berjalan sendiri dalam melakukan penanganan dan penanggulangan penyebaran corona,” sambungnya.

Iwan Sumule yang juga politisi Partai Gerindra mengatakan situasi yang terjadi ini sangat memprihatikan. Situasi semakin diperburuk karena Jokowi justru memilih bekerja dalam senyap dan melibatkan lembaga intelijen.

“Hal ini justru menunjukan ketidakpahaman dan ketidakmampuan Presiden dalam penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,” demikian Iwan Sumule.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya