Berita

IAIN Metro/Net

Nusantara

Jamin Belajar Mengajar Tetap Berjalan, IAIN Metro Gandeng Platform Belajar Online

SENIN, 16 MARET 2020 | 00:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kegiatan belajar mengajar di sekolah dan kampus sementara waktu dihentikan imbas adanya wabah virus corona yang telah menjangkit seratusan masyarakat yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.

Meski demikian, sejumlah sekolah dan universitas pun diharapkan tetp menggelar kegiatan belajar dari jarak jauh. Berangkat dari situ, Prodi Ekonomi Syariah IAIN Metro Lampung melakukan kerja sama dengan platform belajar mengajar online.

"Upaya ini adalah penerapan pembelajaran berbasis aplikasi. GreatEdu platform digital Crowd Learning menyediakan fitur-fitur pembelajaran. Menyebarnya virus Corona harus dihadapai dengan optimis dan dengan teknologi," kata Kaprodi Ekonomi Syariah IAIN Metro Lampung, Dharma Setyawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/3).


Hal itu dilakukan agar proses belajar tetap berjalan di tengah kecemasan masyarakat. Pada prinsipnya, tidak ada yang berubah dalam belajar mengajar online. Hanya saja, dipindahkan dalam satu platform.

"Guru dan murid adalah orang yang sama. Sementara materi belajar juga sama yakni yang telah diupload ke aplikasi," jelas CEO GreatEdu, Robert Edy Sudarwan.

Menurutnya, saat ini sudah ada sejumlah sekolah dan perguruan tinggi di Jakarta yang menjalin komunikasi untuk berkerja sama dengan GreatEdu. Dengan majunya teknologi di era sekarang, ia berharap dapat membantu segala permasalahan khusus pendidikan.

"Teknologi sekarang sudah semakin canggih, tidak perlu lagi ada pembelajaran yang berhenti meski kasus corona ini membuat kita semua cemas. Kami sangat terbuka jika ada pihak-pihak yang ingin bekerja sama dalam mensinergikan antara pendidikan dan teknologi digital," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya