Berita

Hoax/Repro

Nusantara

Pasien Corona Dari Panjang Ke RSUDAM Hoax, IPC Panjang: Itu Hanya Simulasi

MINGGU, 15 MARET 2020 | 12:18 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Berita palsu atau hoax kerap kali muncul di tengah krisis wabah corona (Covid-19) seperti yang terjadi saat ini.

Salah satunya seperti isu adanya pasien corona di RSUD Abdul Moeloek dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Meluruskan hal tersebut, General Manager PT Pelindo II/IPC Panjang, Drajat Sulistyo memastikan video tersebut tidak benar adanya. Dibuktikan dengan tidak sinkronnya gambar dan teks dalam video tersebut.


Di mana dalam video tertulis "Pasiyen korona dari Panjang dirawat ke Abdul Muluk".

"Saya sudah tanyakan kepada Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Panjang, tidak ada pasien corona dari Pelabuhan Panjang yang dirawat ke RSUD Abdul Moeloek," ujar Drajat seperti yang dikutip dari Kantor Berita RMOLLampung.

Dijelaskan oleh Drajat, video tersebut merupakan simulasi atau latihan penanganan pasien Covid-19 di RSUD Abdul Moeloek pada pekan lalu, tepatnya Kamis (5/3).

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Humas IPC Panjang, Frans. Frans mengatakan, mobil bertuliskan "karantina kesehatan" itu kemudian dikait-kaitkan dengan pasien corona dari Pelabuhan Panjang.

Sementara itu, sebagai bentuk kesiapan, IPC Panjang sejak awal tahun memasng sudah menyosialisasikan pemakaian masker dan latihan penanggulangan pasien.

IPC Panjang sendiri termasuk potensi pintu masuk virus corona ke Indonesia. Setiap pekan, dua kapal asal China merapat ke pelabuhan alternatif setelah Tanjung Priok ini.

Kembali dijelaskan oleh Drajat, jika ada awak kapal yang dicurigai terpapar corona, pihaknya akan langsung mensterilsasi kapal dan kru yang menjadi suspect.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya