Berita

Solo/Net

Nusantara

Kampung Halaman Jokowi Dinyatakan KLB Virus Corona, Pemkot Solo Lakukan Semi Isolasi

SABTU, 14 MARET 2020 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kota Solo memberlakukan perintah semi isolasi (lockdown) di wilayahnya, guna mencegah penyebaran virus corona, pasca adanya dua pasien positif virus corona yang salah satunya meninggal dunia.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memutuskan untuk melakukan semi isolasi berdasarkan hasil rapat koordinasi antisipasi penyebaran virus corona pada Jumat (13/3/2020) kemarin.

Melalui rilisnya, Pemkot Solo menetapkan 13 poin peraturan dan pencegahan:


- Car Free Day atau CFD pada Minggu pagi ditiadakan sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

- Murid-murid sekolah mulai TK sampai SMA baik negeri maupun swasta belajar di rumah.

- Pentas wayang orang (WO) Sriwedari dan kethoprak diliburkan.

- Kegiatan olahraga di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup.

- Destinasi dan transportasi pariwisata tak beroperasi.

- Upacara dan apel bersama di balai kota ditiadakan.

- Event olahraga dan budaya dibatalkan/ditunda.

- Kegiatan kunjungan kerja (kunker) dan penerimaan kunker dibatalkan.

- Lomba kelurahan ditunda sampai dua pekan ke depan.

- Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) RKPD ditunda selama dua pekan.

- Mall dan pasar harus menyediakan tempat cuci tangan plus sabun.

- Kelelawar, kalong, dan codot di Pasar Depok dimusnahkan.

- Untuk sementara hindari salaman dan cium pipi kanan dan kiri (cipika-cipiki).

13 langkah tersebut juga diunggah dalam akun Twitter Pemkot Solo, @pemkot_solo

Pemusnahan kelewar, kalong, dan codot di Pasar Burung Depok dilakukan pagi ini (14/3). Proses insenerasinya di Dinas Peternakan, Ketahanan Pangan dan Perikanan Surakarta.

Pemkot Surakarta telah menyatakan, kasus virus korona (Covid-19) di Solo merupakan kejadian luar biasa (KLB).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya