Berita

GNPF Ulama bela Muslim di India/RMOL

Nusantara

Diskriminasi Muslim India, GNPF Ulama: Tunjukkan Kita Sedang Marah!

SABTU, 14 MARET 2020 | 02:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Umat Islam di Indonesia hingga kini terus tergerak untuk membantu dan membela umat Islam di India yang mendapatkan perlakuan diskriminatif. Mereka mengepung Kantor Kedutaan Besar India dan menuntut pemerintah India segera menghentikan pembantain umat muslim di sana.

Sekretaris Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama), Ady Mulyadi secara tegas meminta umat Islam di Indonesia menyuarakan dan membela umat muslim di India.

“Tunjukkan bahwa kita marah! Atas pembantaian muslim India,” tegas Ady di mobil komando, Kantor Kedutaan Besar India, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).


Ady juga meminta umat muslim Indonesia untuk memboikot produk-produk impor dari India sebagai bentuk kekecewaan mereka terhadap pemerintah India yang seakan diam atas adanya pembantaian muslim India.

“Boikot semua produk dari India, ada yang menyebut kita teroris, tapi sebetulnya mereka Hindu India yang teroris,” teriaknya.

“India! Teroris, Modi Iblis!” tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya