Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pangeran Charles saat menggunakan salam namaste/RT

Dunia

Cegah Penularan Virus Corona, Donald Trump Dan Pangeran Charles Gunakan Salam Namaste

JUMAT, 13 MARET 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjaga diri dari penularan virus corona, atau Covid-19, yang saat ini tengah mewabah di lebih dari 80 negara di dunia. Salah satunya adalah menghindari kontak fisik, termasuk berjabat tangan.

Hal itu pula lah yang dilakukan oleh banyak pihak dan tokoh di dunia saat ini, termasuk Pangeran Charles dari Inggris dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baru-baru ini, Trump tertangkap kamera terlihat memberikan salam tanpa berjabat tangan saat bertemu dengan Taoiseach atau Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar pada hari Kamis (12/3). Trump tampak membuat salam namaste ala India.


"Yah, kita tidak berjabat tangan hari ini. Kami saling memandang, kami berkata, 'apa yang akan kami lakukan?' Anda tahu, ini semacam perasaan aneh," canda Trump kepada wartawan di Gedung Putih sambil duduk bersama Varadkar, seperti dimuat Russia Today (Jumat, 13/3).

Sebelumnya, pekan lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi telah melayangkan gagasan untuk mendesak, bukan hanya warga India, tapi juga warga dunia untuk mengadopsi salam tradisional tersebut.

Pada Februari lalu bahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengambil inisiatif sendiri untuk menghindari jabat tangan dan menggunakan salam namaste.

Salam namaste juga digunakan oleh Pangeran Charles dari Inggris. Dia terlihat mengatupkan kedua tangan di depan dada, khas salam namaste, saat menyambut para tamu di Prince's Trust Awards tahunan di London.

Selain pemimpin negara dan tokoh penting lainnya, penggunaan salam namaste ini juga semakin ditonjolkan oleh selebriti dunia, salah satunya adalah Priyanka Chopra.

Dia membagikan foto dirinya membuat salam namaste kepada 50,7 juta pengikutnya di Instagram. Dia menyebut bahwa namaste adalah cara lama tetapi juga baru untuk menyapa orang di saat perubahan terjadi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Berkunjung ke USS Missouri

Sabtu, 18 Juli 2026 | 06:08

Legislator PDIP Minta Pemerintah Gercep Atasi Titik Panas di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:48

Menakar Arah Pemerataan Lewat Pelayaran Perintis

Sabtu, 18 Juli 2026 | 05:20

TNI Kirim Satgas Kompi Zeni dalam Misi Perdamaian PBB di Kongo

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:58

Pemerintah Didorong Segera Bentuk Badan Rempah dan Herbal Nasional

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:38

PBB Dukung Penuh Pemerintahan Prabowo dan Bidik Kemenangan 2029

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:18

Ancaman Industri Hasil Tembakau dan Agenda Global

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:59

BRI Gelar KKB Expo Hadirkan Kemudahan Layanan Pembiayaan Kendaraan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:45

Data Pengungsi Papua Harus dapat Dipertanggungjawabkan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 03:20

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selengkapnya