Berita

Fahira Idris/Net

Nusantara

Anies Tunda Formula E, Fahira Idris: Terima Kasih Sudah Lindungi Warga DKI

JUMAT, 13 MARET 2020 | 13:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penyebaran virus corona kian mengkhawatirkan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus mematikan asal Wuhan, China ini sebagai pandemik global.

Akibatnya, tak sedikit acara dan kegiatan di sejumlah belahan dunia terpaksa dibatalkan atau ditunda guna mencegah virus corona semakin meluas. Termasuk ajang balap mobil Formula E yang rencananya digelar pada 6 Juni mendatang di Jakarta.

Langkah antisipatif yang diambil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut menuai apresiasi dari Senator DKI Fahira Idris. Pasalnya, event bertaraf internasional potensial mendatangkan banyak orang dari belahan dunia.  Interaksi yang terjadi bisa berpotensi juga menularkan virus corona dari luar ke Indonesia.


“Untuk itu, menunda Formula E adalah kebijakan tepat," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/3).

Anggota DPD RI ini menambahkan, sebagai warga Ibukota, dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI dan Gubernur Anies Baswedan. Ini lantaran sang gubernur sudah responsif, baik dari sisi penanganan dan penanggulangan serta dari sisi transparansi informasi terkait virus corona.

Kebijakan dan aksi ini menurutnya sangat membantu warga Jakarta untuk senantiasa waspada dan mempersiapkan diri terutama menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan pribadi.

"InsyaAllah jika semua sudah terkendali, kondisi kondusif, dan virus corona bisa ditanggulangi, bidang-bidang lain terutama ekonomi akan kembali berdenyut kencang," jelas Fahira.

"Intinya kita semua tetap waspada tetapi tidak boleh menjadi panik. InsyaAllah selain berdoa kita juga semua berusaha bersama bahu membahu menghalau virus ini," pungkasnya. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya